04 Maret 2008

Modifikasi Motor Ada Aturannya, Lho!

SIAPA sih yang nggak pengen punya motor nyentrik dan unik? Nggak cuma keren, motor nyentrik juga bakal menyedot perhatian. Apalagi, sebagai anak muda yang lagi mencari jati diri, pastinya pengen selalu tampil beda dan lebih dari lainnya.

Untuk bikin tampilan motor lebih nyentrik dan unik ada banyak cara yang bisa ditempuh. Salah satunya ya lewat modifikasi. Baik itu dengan mengubah tampilan bodi, mengganti spare part dengan model yang lebih modif dan sebagainya.

Terlepas model apa yang bakal dipilih dalam modifikasi motor, ada hal penting yang nggak boleh diabaikan lho. Yakni faktor keamanan, baik bagi pengendaranya sendiri atau orang lain.

"Modifikasi sah-sah aja dilakukan sepanjang perubahannya nggak terlalu ekstrim apalagi membahayakan. Karena banyak lho modifikasi motor yang cuma mementingkan tampilan tanpa mempertimbangkan keselamatan,"jelas Pak Johandi, Senior Service Engineer Technical Service Department PT Capella Dinamik Nusantara Batam.

Karenanya, kesadaran akan keselamatan diri perlu ditanamkan sejak dini. Soalnya, saat kita mengendarai motor, nyawa jadi taruhannya. Jadi, tampilan motor aja nggak cukup kan?

Perlu kalian tahu, sesuai data kepolisian, ada tiga faktor penyebab kecelakaan di jalan raya. Yakni faktor lingkungan seperti jalan, cuaca, dan sebagainya, faktor kendaraan yang nggak layak dikendarai, serta faktor manusia itu sendiri.
Ketidaklayakan kondisi motor bisa disebabkan oleh kurangnya perawatan motor atau bisa juga akibat modif yang nggak safety. Sedangkan faktor manusia bisa jadi karena kurangnya kesadaran akan pentingnya arti keselamatan diri.

"Ketiga faktor itulah yang berperan dalam peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas di jalan selama ini. Kondisi itu jelas memunculkan keprihatinan yang tinggi. Termasuk dari Honda sebagai merek dengan pengguna terbesar di Indonesia,"ungkapnya.

Tak sekadar merasa prihatin, Honda juga melakukan gebrakan lho. Yakni melalui program safety riding promotion. Sebuah kampanye cara berkendara yang aman dengan memperhatikan ketiga faktor yang jadi penyebab utama tingginya kecelakaan di jalan. Program yang patut diacungi jempol kan?

Dalam program yang digelar di sekolah-sekolah dan perusahan itu, Honda banyak berbagi cara berkendara yang benar. Tentunya dengan memperhatikan ketiga faktor yang selama ini jadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Baik itu faktor lingkungan, kendaraan, serta manusia.

"Program ini merupakan bagian dari kepedulian Honda. Sehingga, orang nggak perlu takut lagi mengendarai motor karena melihat tingginya angka kecelakaan. Sebab, ketiga faktor itu sebenarnya bisa diantisipasi melalui pemahaman secara benar,"terangnya.
Nah, bagi kamu-kamu yang selama ini kurang peduli ama keselamatan diri dan hanya mementingkan gengsi dengan ingin tampil gaya, agaknya harus mulai berpikir ulang deh. Buat apa mikirin gengsi kalo akhirnya nyawa jadi taruhan.

Artinya, sudah saatnya kamu-kamu "memperbaiki" kondisi motor yang nggak mempedulikan urusan keamanan. Jangan ikut kebut-kebutan di jalan atau berkendara tanpa mematuhi lalu lintas. Karena nyawa lebih penting dibanding gengsi kan? (*)




Modif Boleh Aja Asal...

MODIFIKASI motor jelas bukan tindakan yang salah. Soalnya, pemilik motor boleh melakukan apa aja pada motornya. Tapi, sebelum kamu-kamu "nekad" melakukan modifikasi tanpa perhitungan, ada baiknya mempertimbangkan dulu aturan mainnya.

Ban Motor

KONDISI ban penting diperhatiin untuk kenyamanan dan keselamatan pengendaranya. Apalagi, sekecil apapun perubahan pada bagian ini, bisa berdampak buruk pada keselamatan diri. Mengganti ban dengan ukuran lebih besar akan jauh lebih bermanfaat dibanding ban lebih kecil. Sebab, ban ukuran besar bisa mencengkram jalan lebih kuat.

Selain ukuran, pola kembangan ban juga penting diperhatiin lho. Sebab, kembangan ban bukan cuma hiasan tapi punya fungsi untuk keselamatan. Yaitu fungsi untuk mencengkram jalan serta mengendalikan laju kendaraan di jalan raya.

Tekanan angin ban juga harus sesuai ketentuan. Tekanan angin yang kurang atau kebanyakan, keduanya sama-sama bikin daya cengkram kendaraan bisa berkurang.

Rem

KARENA rem satu-satunya alat untuk mengendalikan kecepatan dan menghentikan jalannya sepeda motor, kondisinya harus benar-benar diperhatikan. Artinya, bagi Youngsters yang berniat memodifikasi bagian ini harus ekstra hati-hati. Sebab, sedikit saja keteledoran bisa berakibat fatal.

"Kadang ada yang mengubah posisi belakang jadi berbentuk bulan sabit. Memang keren sih, cuma waktu dipake, fungsi rem jadi nggak bisa maksimal karena tekanan yang terlalu kuat membuat rem stres,"ungkap Pak Johandi, Senior Service Engineer Technical Service Department PT Capella Dinamik Nusantara Batam.

Pak Johandi menyarankan, modifikasi bagian rem sebaiknya dilakukan hanya dengan penggantian material yang memang benar-benar kuat serta tahan gesekan serta tahan panas.

Shock Breaker

MENGGANTI shock breaker dengan ukuran yang lebih pendek dari standar emang bikin tampilan motor unik. Motor keliatan lebih ceper dan kaki pun lebih leluasa menginjak tanah. Tapi yang perlu Youngsters tahu, perubahan shock breaker jadi terlalu rendah alias ceper bakal mengurangi daya lentur shock breaker. Akibatnya bisa bahaya lho. Soalnya waktu ada lubang di jalan, motor bisa nyangkut akibat minimnya daya lentur dan bodi motor yang terlalu rendah. Bukan itu aja, ban juga bakal lebih cepat aus karena tingginya intensitas gesekan dengan slebor motor. Itu artinya, kamu makin boros karena kudu rajin ganti ban kan?

Lampu

LAMPU adalah alat komunikasi antara pengendara motor dengan pengendara lain. Cukup menyalakan lampu, orang lain yang ada di sekitar kita bakalan mengerti kode yang kita berikan. Baik itu lampu depan, lampu sein, ataupun lampu rem. Mengingat pentingnya fungsi lampu untuk keselamatan, kamu-kamu jangan asal modif bagian ini.

Soalnya, banyak yang nekad nutup lampu pake stiker warna warni atau lampu diganti dengan ukuran lebih mungil biar keliatan nyentrik. Ya emang sih nyentrik, tapi kan akibatnya nyala lampu gak bakal maksimal untuk kasih kode ke orang lain.
Spion

BENDA yang satu ini kadang jadi benda yang bikin penyuka motor modif rada "alergi". Alasannya macam-macam. Mulai spion standar kegedean mirip gagang sapu atau keliatan kayak orang berdoa dan banyak lagi. Padahal, manfaat spion besar banget lho. Secara, lewat cermin ini kamu-kamu bisa leluasa melihat sekitar tanpa perlu nengok kanan kiri. Nggak heran kalo image jadul (jaman dulu) yang melekat pada spion standar bikin orang pilih mengganti spion dengan ukuran mini atau bahkan tanpa spion. Jangankan yang mini, ukuran standar aja pandangan masih terbatas! (*)



Pikirin juga Keselamatan Orang Lain


MAKIN nyentrik dan unik tampilan sebuah motor, makin bikin pemiliknya bangga. Sebab, gimana pun juga tampilan beda akan selalu mengundang perhatian banyak orang. Cuma kadang, keinginan tampil beda itu keterusan sampe tanpa sadar mengganggu kenyamanan orang lain.

Misalnya aja, penggunaan lampu rem yang terlalu terang atau biasa disebut lampu tembak. Tembakan lampu bisa bikin kaget orang di belakangnya bahkan bikin motor oleng akibat hilang keseimbangan. Waduh... gawat juga ya...

Bukan itu aja. Modifikasi knalpot yang kurang perhitungan matang kadang juga bikin orang sebel. Misalnya aja, knalpot racing atau knalpot yang dibuat mini alias dipendekin. Penghilangan saringan suara sekaligus katalisator knalpot bikin suara motor menjadi meraung-raung yang pastinya membuat orang nggak nyaman.

"Penghilangan katalisator juga bakal bikin pembuangan gas lebih mencemari lingkungan. Soalnya, katalisator yang semestinya berfungsi menyaring partikel karbon biar nggak terlalu banyak terlepas di udara jadi nggak berfungsi maksimal. Nggak hanya polusi suara tapi juga polusi udara kan?"kata Pak Johandi, Senior Service Engineer Technical Service Department PT Capella Dinamik Nusantara Batam.

Perubahan penempatan knalpot yang terlalu ke atas juga bisa mengurangi kenyamanan pengendara yang membonceng di belakang. Bahkan, peletakan knalpot yang kadang nyaris menyentuh jok motor bagian belakang bisa mencelakakan pembonceng karena kena sengatan panas knalpot.

Keisengan lain yang kadang ditunjukin pemilik motor modifikasi adalah pemotongan spakbor biar motor keliatan lebih keren. Kalo dari sisi tampilan emang keren sih, karena beda ama yang lain. Tapi akibatnya pengendara motor yang di belakangnya bisa basah kuyup waktu hujan akibat cipratan air dari motor tanpa spakbor yang ada di depannya. (*)



Tips Berkendara Aman ala Honda

NGGAK hanya kondisi motor yang kudu diperhatiin, faktor manusia juga patut jadi catatan lho. Meski pake motor yang benar-benar dalam kondisi prima, tapi kalo manusianya yang nggak hati- hati, celaka juga deh.

Lantas, apa aja sih kudu dipahami Youngsters biar aman dan nyaman selama berkendara? Honda berbagi tipsnya buat kamu sekalian:

1. Awali dengan pemanasan tubuh untuk jaga keseimbangan selama berkendara. Jangan lupa pake perlengkapan berkendara. Pake helm sebagai pelindung kepala. Ingat, pake helm standar yang nutup seluruh kepala plus pasang tali pengikat secara benar. Pake juga sepatu agar badan seimbang waktu motor berhenti. Terakhir, pake jaket plus celana panjang.

2. Cek dulu kondisi motor. Periksa tekanan angin ban, kondisi rem depan dan belakang, posisi spion, kondisi lampu baik lampu sein, lampu rem serta lampu depan.

3. Perhatikan keseimbangan badan. Usahakan mata selalu lihat ke depan (ke arah yang akan dituju), pundak santai dan rileks, tangan sedikit menekuk dengan santai dan memegang bagian tengah gas tangan, posisi duduk harus ngedukung kemudahan pengoperasian stang kemudi dan rem. Letakkan bagian tengan telapak kaki pada sandaran kaki, jari kaki menghadap ke depan, ibu jari kaki berada di atas pedal rem dan pedal gigi.

4. Ingat, waktu ngerem harus selalu pake rem depan dan belakang secara bersamaan

5. Gunakan selalu jalur kiri termasuk saat jalanan lagi sepi.

6. Nyalain lampu sein tiga detik sebelum pindah jalur jalan dan 30 meter sebelum belok.

7. Waspadai aneka rintangan di jalan. Soalnya, kadang ada jalan yang penuh batu, kerikil, tanah, lumpur atau pasir. Perhatiin juga kemungkinan ada lubang, perbedaan ketinggian bahu jalan serta penyeberang yang tiba-tiba melintas.

8. Jangan beraksi dengan berkendara pake satu tangan atau bahkan lagi kena pengaruh alkohol serta obat-obatan.

9. Selalu konsentrasi terutama waktu berkendara di malam hari dan patuhi rambu-rambu lalu lintas. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda