10 Mei 2008

Beli Barang Bermerek tak Harus Edisi Terbaru

MENGGUNAKAN barang bermerek harus diakui bisa memberikan kesan berbeda pada penampilan seseorang. Selain faktor kenyamanan dan kepuasan menggunakan barang berkualitas tinggi, barang bermerek biasanya identik dengan prestise seseorang di lingkungan sosialnya.

Karenanya tak mengherankan bila harga barang dengan merek-merek tertentu khususnya merek internasional bisa merogok kocek seseorang hingga cukup dalam.

Bagi yang memiliki uang banyak, tentu saja tidak masalah untuk mengeluarkan banyak uang untuk memenuhi seleranya dengan barang-barang berkelas. Namun bukan berarti orang yang biasa-biasa saja tidak bisa memiliki barang bermerek loh. Soalnya, yang dibutuhkan adalah smart atau pintar dalam berbelanja.

"Meski orang banyak duit bukan berarti bisa sembarangan dalam membeli barang bermerek. Karena pada prinsipnya belanja itu harus smart. Yakni mendapatkan barang berkualitas tinggi, dengan harga miring tapi memuaskan,"ungkap Lusiana, Pengamat Keuangan Keluarga Kota Batam.

Salah satu caranya adalah bersabar. Bersabar disini maksudnya kita tidak harus membeli barang saat barang masih dalam label new arrival atau bahkan membeli barang limited edition. Sebab, kedua label itu akan membuat harga barang relatif tinggi. Misalnya normal price atau bahkan premium price.

"Bila kita hanya orang "biasa" yang nggak harus selalu tampil up to date sebagai sebuah tuntutan, seperti artis, peragawati, atau model, kenapa kita harus membeli barang saat barang masih berlabel new arrival? Karena hal itu hanya akan menguras kantong,"katanya.

Lain halnya bila profesi yang dijalani memang menuntut seseorang untuk tampil maksimal dengan barang-barang bermerek yang sedang up to date. Sudah pasti barang new arrival atau limited edition bisa menjadi pilihan. Begitu juga kalangan berduit yang memang enggak perlu banyak berpikir untuk membeli barang mahal.

Karenanya, untuk mensiasati keterbatasan dana yang akan dialokasikan untuk membeli barang bermerek adalah menunggu hingga harga barang sedikit miring. Sebab, seiring pergantian tren, biasanya barang-barang baru akan menggeser barang lama yang akhirnya membuat barang lama turun harga.

"Banyak season sale yang bisa dijadikan momen tepat untuk berbelanja barang branded dengan harga miring. Misalnya end year sale, new year sale, summer sale atau sale-sale lain yang kerap digelar pada season-season tertentu. Seperti halnya yang biasa digelar pusat perbelanjaan di Singapura,"jelas Lusi, panggilan akrab Lusiana.

Selain masalah waktu, hal lain yang perlu direncanakan adalah ketersediaan anggaran. Itu karena barang-barang bermerek biasanya memiliki harga yang relatif mahal bahkan hingga puluhan juta. Sehingga perencanaan matang terkait darimana anggaran akan diambil juga perlu dipertimbangkan.

"Barang bermerek biasanya memiliki ketahanan yang lebih lama dibandingkan barang biasa. Hal itu tentu memudahkan perencanaan anggaran saat ingin membeli yang baru. Misalnya dengan menyisihkan uang setiap bulannya sesuai besaran yang dibutuhkan,"sarannya. (*)



Bisa Jadi Investasi Berharga

MEMBELI barang bermerek sebenarnya tak hanya bisa menjadi cara mendapatkan kepuasan bagi orang yang memilikinya. Baik kepuasan terhadap kualitas barang maupun kepuasan akan prestise dan pengakuan di lingkungan sosialnya. Sebab, untuk jenis tertentu, barang bermerek bahkan bisa menjadi cara untuk berinvestasi di masa mendatang.

"Orang yang gemar mengoleksi barang bermerek biasanya akan menjadikan kegemarannya itu sebagai cara untuk berinvestasi. Misalnya dengan membeli barang-barang yang memiliki prospek peningkatan harga di kemudian hari,"ungkap Lusiana.

Sebut saja dengan membeli barang-barang dengan merek internasional tapi keluaran terbatas atau limited edition. Meski harga belinya relatif mahal, tapi beberapa waktu ke depan barang-barang tersebut bakal memiliki nilai jual tinggi.

Misalnya jam tangan merek terkenal atau berlian dengan merek-merek yang memang untuk kalangan berduit tapi limited edition. Jika pintar-pintar dalam memilih barang yang berprospek mengalami peningkatan nilai jual, keuntungan besar bisa diraup nantinya. (*)



Cari Informasi Sebanyak-banyaknya

MUSUH utama barang-barang bermerek adalah maraknya barang aspal alias asli tapi palsu. Mahalnya harga barang yang hanya bisa dijangkau kalangan tertentu memunculkan tindakan pemalsuan. Yang terjadi akhirnya banyak barang dengan merek internasional tapi memiliki kualitas yang sangat jauh atau bisa dibilang murahan.

Nah, bagi Anda ingin membeli barang bermerek tentunya nggak ingin tertipu kan? Apalagi, bila untuk mendapatkan barang yang ternyata aspal tersebut Anda harus merogoh kocek cukup dalam. Nggak banget deh...

Berikut beberapa tips yang diberikan Lusiana yang mungkin bisa menjadi panduan saat Anda ingin berbelanja barang bermerek:

1. Carilah informasi sebanyak-banyaknya terkait barang yang ingin dibeli. Baik itu dari sisi kualitasnya, kenyamanan, maupun keunggulan barang bersangkutan.

2. Untuk menghindari barang bermerek tapi aspal, sebaiknya Anda membeli lewat authorized daeler atau daeler resmi barang bersangkutan. Sebab, barang-barang yang dijual di tempat ini pasti barang yang asli.

3. Jika Anda memutuskan untuk membeli di toko di luar authorized daeler, ada baiknya Anda mengumpulkan informasi tentang apa saja yang harus Anda pahami tentang barang tersebut. Terutama ciri-ciri fisik maupun hal penting yang biasanya menjadi pembeda antara barang asli dan palsu.

4. Sebelum memutuskan membeli barang bermerek yang lagi sale, jangan lupa melakukan cek harga baik datang ke tokonya langsung atau lewat internet. Terutama harga sebelum diskon. Dengan cek harga tersebut Anda akan mengetahui selisih harga sebelum dan sesudah diskon. Sebab terkadang ada juga barang yang sebenarnya harga normal tapi diberikan label diskon. Rugi kan?

5. Hal penting lainnya adalah jangan menjadi korban merek. Asal ada yang baru dengan merek tertentu langsung diborong. Sebab, belanja barang bermerek juga butuh cara smart dan butuh kesabaran. Sehingga bisa menghasilkan barang yang berkualitas, harga murah, dan memuaskan. Selamat Berbelanja! (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda