10 Mei 2008

Biaya Persalinan Penting untuk Direncanakan

foto by internet
MEMILIKI momongan pasti menjadi keinginan hampir setiap pasangan suami istri. Karenanya begitu dokter menyatakan istri sedang berbadan dua, pasangan suami istri biasanya akan langsung merasa sangat gembira. Bahkan, saking gembiranya pasangan suami istri langsung "kalap" mempersiapkan aneka perlengkapan bayi.

"Tidak sedikit pasangan suami istri yang sedang menanti kehadiran buah hati akan langsung over komsumtif dengan membeli perlengkapan bayi sesaat setelah mengetahui istri sedang hamil. Hal itu wajar karena orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya terutama anak pertama," ungkap Lusiana Yuniastanti, Praktisi Keuangan Kota Batam.

Menurut Lusi, panggilan akrab Lusiana, untuk menyambut kehadiran buah hati harus disikapi secara bijaksana terutama dalam hal persiapan biaya. Yakni biaya mulai awal kehamilan hingga anak lahir. Karenanya penyusunan anggaran secara terencana sangat penting untuk dilakukan.

"Banyak hal yang harus diperhatikan begitu mengetahui pasangan suami istri akan memiliki anggota keluarga baru. Sebab, anggaran yang dibutuhkan bukan hanya untuk membeli baju bayi atau perlengkapan lainnya tetapi juga untuk biaya melahirkan," terangnya.

Untuk biaya persalinan, ada baiknya pasangan suami istri mempersiapkan biaya untuk kemungkinan terburuk. Sehingga saat hari H melahirkan pasangan tersebut tidak akan menemukan kesulitan terkait biaya melahirkan. Sebab, proses melahirkan merupakan kuasa Tuhan yang tidak bisa diprediksikan oleh manusia.

Misalnya seseorang yang diprediksikan melahirkan normal tapi tiba hari H ternyata anak lahir prematur atau harus melalui operasi caesar. Jika sudah begitu, anggaran yang dibutuhkan pasti akan jauh lebih besar dibandingkan biaya persalinan normal.

"Terkadang adanya cerita dari mulut ke mulut yang mengatakan sakitnya proses melahirkan membuat calon ibu merasa takut melahirkan normal dan lebih memilih operasi caesar. Padahal, biaya persalinan melalui operasi pasti lebih mahal dibandingkan normal. Kalau memang bisa normal kenapa harus caesar," ungkap Lusi.

Biaya lain yang harus diperhatikan menjelang persalinan adalah biaya konsultasi dokter, pembelian vitamin serta susu hamil. Sebab, selama proses kehamilan asupan nutrisi serta vitamin akan sangat diperlukan demi kesehatan ibu dan bayi. Biaya ini bisa dianggarkan dalam anggaran keluarga setiap bulannya. (*)



Jangan Lapar Mata saat Belanja Kebutuhan Bayi

MEMASUKI usia kandungan lima bulan biasanya pasangan suami istri sudah mulai berburu pakaian serta perlengkapan bayi. Maraknya tawaran serta iming-iming diskon di pusat-pusat perbelanjaan terkadang membuat pasangan suami istri menjadi kalap dalam berbelanja.
Walaupun sebenarnya tidak semua barang yang dibeli benar-benar diperlukan serta bisa dipakai dalam jangka waktu lama.

"Untuk menghindari barang tidak terpakai, sebaiknya membuat daftar barang-barang yang menjadi prioritas. Hindari pembelian barang dalam jumlah yang banyak khususnya pakaian. Sebab, bayi tumbuh sangat cepat sehingga pakaian biasanya tidak akan dipakai dalam jangka waktu lama," terang Lusiana.

Kurang matangnya perhitungan pasangan suami istri saat menyambut buah hati juga kerap terjadi dalam hal pembelian pernak-pernik bayi. Misalnya pembelian mainan yang masih belum waktunya, pembelian tempat tidur bayi dengan ukuran terbatas dan sebagainya. Untuk menghindari hal tersebut, pasangan suami istri sebaiknya lebih sering membuat daftar prioritas disesuaikan anggaran yang dimiliki.

"Seiring bertambahnya usia kandungan, calon ibu pasti akan membutuhkan baju hamil. Agar baju tak terbuang percuma setelah melahirkan, calon ibu harus pandai membuat mix and match baju yakni memadu padankan pakaian," jelasnya.

Sebab, baju-baju lama yang dimiliki terutama baju-baju longgar model baby doll biasanya masih bisa digunakan selama kehamilan masih belum terlalu besar. Dengan begitu, penghematan dana pembelian baju hamil masih bisa dilakukan.

Kalaupun harus membeli baju atau celana baru, sebaiknya memilih warna-warna netral. Sehingga saat akan dipadu padankan dengan pakaian lama atau baru tidak akan menemui kesulitan.

Bukan hanya itu, pemilihan baju hamil yang bisa dirombak setelah anak lahir juga bisa menjadi ide menarik untuk berhemat. Dengan begitu, baju akan masih bisa tetap digunakan meski sudah tidak hamil lagi.

"Saat akan berbelanja kebutuhan bayi misalnya perlengkapan mandi atau perlengkapan lainnya, ada baiknya pasangan memperhitungkan kemungkinan adanya pemberian hadiah dari keluarga atau relasi. Sehingga barang-barang yang akan dibeli tidak mubazir," terang wanita yang juga baru melahirkan 11 bulan silam ini. (*)



Buang Rasa Gengsi saat Pilih Lokasi Persalinan

DETIK-detik menjelang persalinan merupakan saat yang sangat mendebarkan bagi calon orangtua. Bagaimana tidak, seorang makhluk mungil akan hadir dan diharapkan akan memberikan kebahagiaan serta semangat baru.

Karenanya tak mengherankan bila selama proses persalinan calon orangtua berharap akan mendapatkan yang terbaik. Baik rumah sakit yang terbaik, pelayanan yang terbaik, maupun penanganan dokter yang terbaik. Nah, untuk mendapatkan yang terbaik sebaiknya pasangan suami istri melakukan survei dan perbandingan sebelum menetapkan pilihan lokasi persalinan.

"Survei sangat penting dilakukan agar saat istri akan melahirkan pasangan suami istri sudah memiliki tujuan kemana akan pergi. Selama survei dilakukan, cek juga berapa biaya yang dibutuhkan untuk bisa melahirkan di tempat tersebut. Baik biaya persalinan normal, prematur, operasi caesar atau biaya tambahan lain yang dibutuhkan," terang Lusiana Yuniastanti.

Setelah melakukan perbandingan pelayanan serta harga, pasangan dapat memperhitungkan biaya persalinan yang dibutuhkan. Sebagai pertimbangan, pasangan suami istri juga bisa melakukan survei di klinik bersalin, bidan, rumah sakit swasta, rumah sakit pemerintah dan sebagainya.

Yang paling penting dalam penetapan lokasi ini adalah membuang jauh-jauh rasa gengsi. Sebab, terkadang rasa gengsi membuat orang memilih rumah sakit yang mahal padahal bisa memberatkan keuangan keluarga.

Selain faktor biaya serta pelayanan, faktor lokasi juga patut menjadi pertimbangan. Sebab, dalam kondisi mendesak akan melahirkan biasanya orang akan cenderung memilih lokasi terdekat. Karenanya pastikan apakah rumah sakit terdekat memang sesuai standar baik pelayanan maupun biaya.

"Hitung-hitungan yang telah diperoleh selama survei akan membantu calon orangtua untuk mempersiapkan biaya yang akan dibutuhkan. Dan untuk meringankan beban menjelang hari H, persiapan dana bisa dilakukan dengan cara menabung. Tabungan bisa dilakukan setiap hari, setiap minggu atau setiap bulan. Tergantung kesepakatan serta kemampuan pasangan suami istri," terangnya.

Jika biaya persalinan ditanggung perusahaan tempat bekerja atau asuransi, ada baiknya tetap mempersiapkan biaya yang bisa digunakan sebagai biaya tak terduga. Sebab, bila tak digunakan biaya tersebut dapat dialihkan untuk digunakan sebagai biaya lainnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda