13 Mei 2008

Ingin Merancang Kamar Tidur Utama? Coba Tips Berikut Ini

Ilustrasi kamar tidur utama
SETELAH seharian beraktivitas, setiap orang pasti ingin melepaskan kepenatan dengan beristirahat di sebuah kamar tidur yang nyaman dan tertata apik.

Sehingga tak mengherankan bila kamar tidur utama menjadi bagian dari hunian yang pantas mendapatkan perhatian spesial.

Apalagi, selain menjadi tempat melepaskan rasa lelah, kamar tidur merupakan area privat yang banyak dijadikan tempat melakukan aktivitas yang sifatnya pribadi.

Untuk menghadirkan sebuah kamar yang nyaman, memang sangat tergantung pada selera penghuninya.

Sebab, tak bisa dipungkiri bila ukuran kenyamanan setiap orang berbeda antara satu dengan lainnya. Terutama terkait kebiasaan dan hobi yang dimilikinya.

Namun demikian, kenyamanan bisa juga didapatkan jika tata letak atau layout ruangan direncanakan secara matang.

Sebab, beberapa hal yang nampaknya sepele, bisa memberikan efek yang cukup besar bagi kenyamanan ruangan.

"Hal yang cukup penting diperhatikan dalam pengaturan tata letak kamar tidur adalah penempatan pintu kamar. Sebisa mungkin hindari menempatkan pintu di dekat tempat tidur,"ungkap Herman Tan, Desainer Interior sekaligus pemilik V' Image Design Batam.

Penempatan pintu kamar tidur di dekat tempat tidur akan mengurangi kenyamanan akibat mobilitas orang yang melewati pintu tersebut.

Sehingga, penghuni kamar menjadi kurang nyenyak saat tidur di dalam kamar.

Namun, jika penempatan pintu berdekatan dengan tempat tidur memang tidak bisa dihindari akibat keterbatasan lahan, bisa disiasati dengan memberikan penyekat.

Kehadiran sekat tersebut akan membantu mereduksi kebisingan akibat mobilitas orang yang melewati pintu.

Penyekat juga bisa dihadirkan bila dalam kamar utama tersebut ingin diberikan tambahan sebuah meja kerja. Sebut saja di sudut ruangan.

Agar aktivitas bekerja yang dilakukan tidak mengganggu penghuni yang lain (misalnya pasangan), penempatan meja kerja disarankan disertai penyekat.

"Penyekat bisa menggunakan rak buku. Selain berfungsi sebagai pembatas, rak tersebut sekaligus bermanfaat sebagai penyimpan buku koleksi yang dimiliki,"terang lulusan Art Designer Interior LCE School di Singapura ini. (*)



Sembunyikan Kamar Mandi di Balik Lemari

KABINET baju atau lemari merupakan elemen penting yang harus ada di sebuah kamar tidur. Sebab, tempat penyimpanan ini memiliki peran menampung pakaian agar tersimpan dengan rapi.

Saat ini, cukup banyak pilihan model lemari yang ditawarkan di pasaran. Namun, dengan alasan praktis, indah dan lebih mewah, lemari tanam dengan pintu sliding atau geser bisa menjadi pilihan paling tepat.

Sebab, lemari model ini akan memberikan kesan mewah dan rapi pada kamar tidur utama. Dengan penataan yang sempurna, kehadiran lemari sliding bisa melengkapi desain kamar tidur utama agar terasa lebih nyaman.

Karena modelnya yang ditanam di tembok secara permanen, lemari tersebut bisa jadi alternatif menghemat tempat serta memudahkan penataan ruangan agar menjadi lebih nyaman. Bahkan, di balik pintu geser tersebut, pemilik hunian bisa "menyembunyikan" kamar mandi di antara pintu lemari. Dengan begitu, ruangan lebih rapi tanpa takut terganggu kehadiran pintu kamar mandi yang kadang mengurangi estetika serta keindahan tata letak ruangan.

"Walau modelnya permanen dengan ditanam di tembok, tapi bukan berarti lemari ini akan memberikan kesan monoton jika digunakan dalam jangka waktu lama. Sebab, berbekal aluminium frame sebagai bingkai lemari, nuansa kamar tidur bisa diubah kapan saja sesuai selera,"ungkap Herman Tan.

Perubahan tersebut bisa dilakukan melalui penggantian penutup yang melekat pada aluminium frame. Bila bosan dengan material kaca, penutup bisa diganti dengan material kayu atau material lainnya. (*)

Dandani dengan Pelapis Dinding

UNTUK memunculkan kesan hidup pada kamar tidur utama harus ada area yang menjadi point of interest ruangan.

Yakni satu area yang bakal ditonjolkan sebagai pusat pandangan saat memasuki kamar tidur tersebut.

"Area yang paling tepat dipilih untuk dijadikan point of interest ruangan adalah area head board tempat tidur. Area ini bisa menjadi background yang menarik,"terang Herman Tan, pemilik V' Image Design.

Untuk menonjolkan keindahan atau keunikan background kamar tidur utama, bisa dilakukan dengan beberapa alternatif pilihan.

Misalnya melalui sentuhan pelapis dinding dengan material yang disesuaikan konsep yang diinginkan.

"Ada banyak jenis material pelapis dinding yang bisa dipilih untuk dijadikan background ruangan. Misalnya MDF atau papan bermotif, wallpaper, kaca, dan sebagainya. Semuanya tergantung konsep ruangan yang ingin diciptakan,"terang pria yang baru menerima penghargaan sebagai Top Designer dari Pemerintah Singapura karena hasil karyanya yang banyak diminati di negara tersebut.

Banyaknya pilihan material pelapis dinding yang ada di pasaran saat ini, semakin memudahkan pemilik hunian untuk mendandani kamar tidurnya.

Bahkan, jika sebelumnya kaca yang biasa digunakan sebagai pelapis dinding hanyalah kaca cermin, kini ada juga model lain. Yakni grey mirror maupun white mirror. (*)



Tips Membuat Kamar Tidur Utama

Laminated floor
1. Pastikan luas ruangan cukup lega untuk memudahkan penataan layout ruangan. Setidaknya ukuran kamar 5x6 meter.

2. Hindari penempatan pintu di dekat tempat tidur. Hal ini bertujuan untuk menghindari kebisingan akibat mobilitas orang yang melewati pintu.

3. Berikan sentuhan background pada satu sisi dinding sebagai point of interest ruangan (sebaiknya di area head board tempat tidur).

4. Untuk cat tembok, pilihlah warna netral seperti cream atau putih.

5. Hindari penggunaan lampu kuning untuk pencahayaan. Agar ruangan terlihat lebih eksotis, tambahkan indirect lamp di area lantai, ceiling maupun dinding. Jangan ragu menggunakan lampu warna biru yang memberikan kesan dingin pada ruangan.

6. Jika ukuran ruang terbatas, sebisa mungkin hanya menempatkan satu bed side (untuk meletakkan lampu atau handphone) dan menempatkan tempat tidur menempel di dinding.

7. Jika ruangan cukup luas, siasati dengan menambahkan sofa yang ditempatkan di depan tempat tidur berlawanan dengan televisi.

8. Bagi yang suka dengan suasana tenang, sebaiknya menghindari menempatkan kabinet TV dalam kamar tidur utama. Selain akan menghilangkan kebisingan, menempatkan TV di ruang keluarga akan lebih mengakrabkan anggota keluarga.

9. Agar lebih aman dan sehat, sebaiknya menggunakan laminated floor sebagai pelapis lantai.

10. Untuk mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya menggunakan jasa desainer yang sama mulai perencanaan gambar hingga finishing. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda