01 Juni 2008

Lebih Awet dan Berkelas dengan Furniture Kayu

KEINDAHAN yang dipancarkan serat alami mebel berbahan kayu ternyata masih saja memikat hati para konsumen. Meski harganya kian melambung akibat kelangkaan bahan baku kayu, tapi tetap saja konsumen ingin menghadirkan furniture berbahan kayu di rumahnya.

Bahkan, mebel berbahan non kayu tapi dihadirkan menyerupai kayu tetap mampu menarik minat penggemarnya untuk dihadirkan dalam hunian. Tentu saja atas dasar pertimbangan harga yang pastinya relatif lebih murah serta kemudahan untuk mendapatkannya.

"Tren furniture kayu tetap diminati karena kayu memiliki keindahan dari ragam motif serta warna. Bahan kayu juga kuat dan tahan lama. Berbagai keunggulan itulah yang akhirnya membuat kayu selalu memikat untuk dihadirkan sebagai elemen pelengkap hunian,"tutur Gerry Mawuntu ST Creative & Designer Interior Coordinator Herman Dexter Home Furnishing.

Jika dilihat dari tampilannya, mebel berbahan baku kayu memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki material lain. Sebut saja tampilannya yang lebih berkelas serta memiliki citra tersendiri dibandingkan furniture lain. "Kayu juga relatif lebih awet dan tahan lama jika dirawat secara benar,"ungkap Gerry.

Keunggulan lain yang tentu saja tidak dimiliki material lain adalah motif serta warna yang begitu natural atau alami. Banyaknya motif yang ditunjukkan dari serat sesuai jenis kayu, tentu saja menawarkan keindahan tersendiri.

"Faktor lain kenapa kayu tetap menjadikan primadona adalah kemudahan dalam pembentukan, pemotongan, serta pemberian sentuhan hiasan dalam bentuk ukiran, dan sebagainya,"kata Gerry.

Meski punya banyak keunggulan, tapi tentu saja material kayu memiliki memiliki kekurangan. Sebut saja, perlunya perawatan secara berkala dan sesuai dengan jenis kayu serta finishing kayu bersangkutan. Itu karena, masing-masing jenis kayu punya cara perawatan yang berbeda satu sama lainnya.

"Bobot kayu yang relatif berat dibandingkan material lain kadang juga merepotkan pemiliknya. Ini sangat berkaitan dengan kemudahan mobilitas mebel dari satu lokasi ke lokasi lainnya,"ungkapnya. (*)



Pastikan Tekstur Kayu Mebel Lurus dan Halus

BAGI Anda yang tertarik untuk menghadirkan kayu di dalam hunian, ada banyak hal yang penting diperhatikan. Baik dari sisi penempatan agar terlihat matching dengan konsep hunian maupun terkait pemilihan dari sisi fisik mebel itu sendiri.

Mengenai pemilihan berdasarkan kesesuaian dengan nuansa hunian, Gerry Mawuntu menyarankan agar pemilihan bentuk dan model furniture kayu selalu memperhatikan kelayakan serta kesesuaian dengan ruang yang ingin diberikan sentuhan mebel kayu.

"Secara umum mebel kayu bisa ditempatkan di ruangan mana saja. Namun, penting juga untuk tetap mempertimbangkan kelayakan dan kesesuaian dengan ruangan bersangkutan. Sementara terkait pemilihan warna sebaiknya diselaraskan dengan nuansa di dalam ruangan dengan furniture lain maupun warna dominan dalam ruang bersangkutan,"ungkapnya.

Faktor keselarasan ini tentu saja penting agar kehadiran mebel kayu tersebut nggak bakal menjadi benda asing yang justru memunculkan ketimpangan warna sehingga pesan akan nuansa ruangan justru tidak sampai.

Selanjutnya, dari sisi tampilan fisik, ada sejumlah hal yang penting diperhatikan. Sebab, sekarang ini tidak sedikit mabel kayu yang terbuat dari kayu muda serta finishing yang terkesan 'asal- asalan'.

Sehingga, faktor kehati-hatian dalam pemilihan kayu penting untuk diperhatikan. Di antaranya, masalah tekstur kayu. Saat ingin membeli mebel kayu, pastikan tekstur kayu benar-benar lurus dan halus. Selain itu, jangan memilih mebel kayu yang banyak 'matanya'.

Penting juga untuk memperhatikan cara pengerjaan mebel bersangkutan. Apakah sebelum dibuat kayu tersebut mengalami proses pengeringan dengan oven atau tidak. Kayu yang mengalami 'peng-ovenan' nantinya tidak akan mudah berubah bentuk akibat perubahan cuaca.

Yang tak kalah penting dalam pemilihan mebel kayu adalah memastikan mebel bersangkutan minim dempul serta menggunakan pelapis kayu berkualitas. (*)



Kayu Juga Bisa Tampil Modern

FURNITURE kayu memang cukup identik dengan kesan klasik maupun tradisional. Padahal sebenarnya kayu bisa juga tampil lebih modern, simpel namun tetap fungsional.

"Sejauh ini tren mebel kayu memang masih cukup banyak didominasi nuansa klasik dengan menonjolkan hiasan ukir. Ada juga yang hadir dengan gaya kuno bak furniture tempo dulu. Misalnya mebel kayu unfinished atau tanpa pelapis,"ungkap Gerry Mawuntu ST, Creative&Designer Interior Coordinator Herman Dexter Home Furnishing.

Namun demikian, ada juga beberapa mebel kayu yang tampil lebih stylist mengikuti perkembangan tren furniture modern. Sebut saja, mebel kayu dengan desain yang minimalis alias minim hiasan. Meski modelnya minim, tapi ini tetap memberikan fungsi secara maksimal.

Itulah kenapa mebel ini cukup banyak digemari untuk diusung sebagai pelengkap hunian khususnya hunian berkonsep minimalis klasik.

Model lain yang terlihat lebih modern adalah perpaduan antara material kayu dengan material lain yang identik dengan kesan modern. Misalnya saja, besi, aluminium, plastik maupun kaca. Padupadan ini menghasilkan tampilan yang lebih modern, simpel namun tetap fungsional. (*)

1 komentar:

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda