.

01 Agustus 2010

Rumah Sempit? Maksimalkan Tempat Penyimpanan

MEMILIKI hunian kecil memang banyak tantangan dalam hal penataan dan penyediaan ruang sesuai kebutuhan, termasuk mengatasi masalah tempat penyimpanan. Pasalnya tumpukan barang yang jarang terpakai, membuat rumah terasa sesak dan terkesan berantakan. Karena itulah dibutuhkan tempat penyimpanan (storage) yang memadahi.

Sebagai pemilik rumah kita dituntut untuk kreatif mengekplorasi segala kemungkinan untuk membuat storage yang simple dan multi fungsi, namun tak mengurangi keindahan rumah sehingga rumah tertata dengan baik.


Enam Penyakit Akibat Kolesterol Tinggi

FOTO: www.sanar.org
TUMPUKAN kolesterol yang berlebihan memiliki efek buruk bagi kesehatan. Bahkan, dalam kondisi tertentu, efek kolesterol bisa sangat mematikan. Apa saja penyakit yang bisa muncul akibat kolesterol? Ini dia beberapa di antaranya:


Stroke
Pembuluh darah yang terblokade otomatis meningkatkan tekanan darah. Kalau sudah melewati ambang toleransi, pembuluh darah bisa pecah. Jika terjadi pada pembuluh darah di otak, pasien bakal terserang stroke. Stroke berat akan mengakibatkan cacat permanen bahkan kematian. Karena sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Bila sel mati pada organ-organ tubuh lain bisa mengalami regenerasi, tapi tidak pada otak. Sekali saraf otak mati atau rusak, tidak dapat diperbaiki.

Biar Anak Kuper Jadi Lebih Gaul

ILUSTRASI. foto by : freepik.com
EKSIS, gaul dan populer di sekolah atau di mana pun berada, pasti diimpikan para remaja.

Soalnya, makin banyak teman yang kita kenal atau yang kenal kita, pasti akan banyak keuntungan yang bakal didapatkan.

Saat butuh bantuan ada yang siap membantu, saat pengen jalan ada yang diajak, dan banyak lagi keuntungan yang bisa didapat.

Pergaulan yang luas, otomatis juga bakal menambah wawasan, pengetahuan dan info yang paling up to date. Aneka ilmu pun bisa kita dapatkan dengan mudah kalau teman yang kita miliki berasal dari latar belakang beragam.

Saat pengen tau tentang komputer ada yang ngajarin, saat pengen belajar basket ada yang ajarin, dan sebagainya.

Gadget Canggih Modal Minim

MEMBELI gadget sesuai tren sih sah-sah saja terutama bagi yang memang ada dana. Ya, itung-itung jadi sarana menghindarkan diri biar nggak jadi gagap teknologi alias gaptek. Yang jadi masalah, kalau untuk beli gadget itu, kamu harus memaksa orangtua hanya demi ikutan tren dan menuruti gengsi.

Karena sebenarnya yang terpenting adalah fungsi utamanya bukan karena memenuhi keinginan biar bisa tampil keren. Artinya, walaupun ponsel yang dimiliki hanya biasa-biasa aja, tapi kalau pintar memanfaatkannya, pasti tetap aja seru.

"Dengan memaksimalkan teknologi yang ada, kreativitas kita semakin terpacu. Kalau kamu hanya punya gadget yang biasa saja tapi bisa menghasilkan sesuatu yang kreatif, itu baru luar biasa. Gadget kamu bakan bakal jauh lebih keren dari gadget yang sedang tren," ujar Pemerhati IT Batam, Donal Pangihutan.

Kapan Anak Siap Masuk SD?

Gambar: gambardanfoto.com
BEBERAPA tahun belakangan, setiap menjelang tahun ajaran baru, terlihat pemandangan yang cukup memprihatinkan. Para orangtua harus berjuang agar anaknya bisa duduk di bangku sekolah dasar. Bukan karena persoalan biaya yang tak ada, tapi karena jumlah bangku yang disediakan pemerintah sangat terbatas. Sehingga, orangtua berebut dalam mendaftarkan anaknya dan rela datang ke sekolah sebelum subuh menjelang.

Aturan pemerintah yang menetapkan usia tujuh tahun sebagai batas minimal bisa masuk SD negeri membuat orangtua cemas. Pasalnya, tak sedikit anak yang berusia 5,5 hingga 6 tahun sudah mahir membaca, menulis dan berhitung. Pendidikan di TK pun sangat membantu anak jauh lebih matang dan siap untuk masuk sekolah formal di SD.

"Sebenarnya bisa saja anak yang belum berusia 7 tahun bersekolah di sekolah dasar. Yang terpenting adalah kesiapan umur mental si anak, yakni kemampuan mental dan intelektual, bukan umur kalendernya," jelas Bibiana Syah Sucahyani, psikolog Batam.