01 Agustus 2010

Enam Penyakit Akibat Kolesterol Tinggi

FOTO: www.sanar.org
TUMPUKAN kolesterol yang berlebihan memiliki efek buruk bagi kesehatan. Bahkan, dalam kondisi tertentu, efek kolesterol bisa sangat mematikan. Apa saja penyakit yang bisa muncul akibat kolesterol? Ini dia beberapa di antaranya:


Stroke
Pembuluh darah yang terblokade otomatis meningkatkan tekanan darah. Kalau sudah melewati ambang toleransi, pembuluh darah bisa pecah. Jika terjadi pada pembuluh darah di otak, pasien bakal terserang stroke. Stroke berat akan mengakibatkan cacat permanen bahkan kematian. Karena sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Bila sel mati pada organ-organ tubuh lain bisa mengalami regenerasi, tapi tidak pada otak. Sekali saraf otak mati atau rusak, tidak dapat diperbaiki.



Serangan Jantung
Apabila terjadi penyempitan pembuluh darah jantung, pasien berpotensi terkena serangan jantung. Kolesterol berlebih akan mengendap pada dinding pembuluh darah yang menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis (proses pembentukan plak pada pembuluh darah).
Jika penyempitan dan pengerasan cukup berat akan menyebabkan suplai darah ke otot jantung tidak memadai. Akibatnya akan timbul sakit atau nyeri dada atau angina. Dan bila berlanjut akan menyebabkan matinya jaringan otot jantung yang disebut infark miokard. Jika infark miokard meluas, menyebabkan gagal jantung. Penanganan terhadap pasien yang terkena serangan jantung dapat dipasang balon pada daerah yang tersumbat. Nah kalau ditiup maka balon mengembang dan mendorong sumbatan tersebut masuk ke dalam dinding pembuluh darah. Aliran darah tentu akan melebar karenanya.


Penyempitan Arteri Tungkai
Terjadinya penyempitan arteri tungkai, gejala pertamanya adalah nyeri, sakit, kram atau rasa lelah pada otot kaki selama melakukan aktivitas atau disebut klaudikasio intermiten.
Bila berjalan, otot terasa sakit dan rasa nyeri lebih cepat timbul dan lebih berat jika penderita berjalan cepat atau mendaki. Penyumbatan itu bisa membuat luka terbuka, terutama di jari kaki atau tumit dan kadang di tungkai bawah, terutama setelah mengalami cedera. Tungkai juga bisa mengecil. Penyumbatan yang sangat parah bisa menyebabkan kematian jaringan (gangren) sehingga memerlukan amputasi.


Fatty Liver
Kolesterol tinggi merupakan faktor predisposisi terjadinya pelemakan hati (fatty liver). Pelemakan ini akibat penimbunan lemak berlebih di sel hati. Kebiasaan mengonsumsi alkohol, kondisi obesitas atau kelebihan berat badan juga bisa memicu perlemakan hati. Pelemakan hati sebetulnya merupakan akumulasi trigliserida dan jenis lemak lain dalam sel hati. Apabila pelemakan hati ini disertai radang atau bahkan terjadi kematian sel hati. Penangganan harus melakukan diet kolestrol.


Disfungsi ereksi
Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan. Proses aterosklerosis (pembentukan plak) akibat kolesterol tinggi juga dapat terjadi pada pembuluh darah penis (arteri dorsalis penis). Plak yang menyumbat pembuluh darah penis ini menyebabkan penis tidak mendapatka aliran darah sehingga terjadi gangguan ereksi.


Gagal Ginjal
Tingginya kolestrol dapat menyebabkan penyakit gagal ginjal. Pada penyakit ginjal kronik terjadi penurunan fungsi ginjal secara perlahan sehingga terjadi gagal ginjal yang merupakan stadium terberat penyakit ginjal kronik. Jika sudah sampai stadium ini, pasien memerlukan terapi pengganti ginjal berupa cuci darah (hemodialisis) atau cangkok ginjal yang biayanya mahal. (berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda