24 Oktober 2014

Mengajari Balita Pekerjaan Rumah Tangga

TAK sedikit ibu yang memiliki balita mengeluh sulitnya mengerjakan pekerjaan rumah tangga sambil mengawasi anaknya yang masih kecil. Apalagi, jika anak tersebut tak bisa diam dan selalu ingin terlibat dengan pekerjaan ibunya.
Hmm...saya jadi teringat dengan tokoh Masha dalam film kartu Masha and the Bear. Masha selalu ingin melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh Bear. Walaupun lebih banyak kekacauan yang muncul dari keterlibatan Masha, tapi pada akhirnya, semua bisa diatasi.
Lalu, apa ya hubungannya anak balita sama Masha? Hihihi....
Sebenarnya, sesekali seorang ibu  bisa saja melibatkan anak balita untuk ikut mengerjakan pekerjaan rumah. Tentunya pekerjaan yang ringan-ringan dan tak berbahaya untuk keselamatan maupun kesehatan sang anak. Dengan pengawasan yang baik, anak-anak pasti akan melakukan pekerjaan rumah dengan baik. Meskipun bakal merepotkan orangtua karena kadang pekerjaan jadi kacau dan butuh tenaga ekstra, tapi minimal anak bisa berkenalan dengan pekerjaan rumah tangga sejak dini.
Nah, bagi yang ingin memberikan pekerjaan rumah tangga untuk balita Anda, berikut beberapa aktivitas yang bisa menjadi alternatif bagi para orangtua:

  •  Memungut dan menyimpan mainan
  • Meletakkan pakaian kotor di keranjangnya
  • Membantu memilah pakaian putih dan berwarna untuk dicuci
  • Mengeluarkan pakaian bersih dari mesin pengering yang sudah dalam keadaan dingin
  • Memasukkan dan mengambil surat dari kotaknya
  • Ajak anak untuk membersihkan debu di rumah. Caranya, siapkan lap atau kemoceng
  • Sebelumnya, ajari dulu cara pakai kemudian biarkan anak melakukannya. Namun, pastikan di sekitar area yang akan dibersihkan tak ada barang pecah belah
  • Mengeluarkan dan menyimpan barang belanjaan yang tak mudah pecah. Misalnya saja, roti, kotak kue, pasta, dan sebagainya
  • Ajak anak menyapu. Berikan sapu kecil dan penadah sampah
  • Minta anak untuk ikut terlibat menyiapkan meja makan dengan meletakkan alas piring, lap, piring dan cangkir yang tidak mudah pecah
  • Minta anak menyingkirkan benda yang tak mudah pecah dari meja
  • Mengelap piring tak mudah pecah, panci, sendok serta cangkir plastik
  • Membersihkan permukaan yang tahan air dengan menyemprotkan air dari botol semprotan plastik dan mengelap menggunakan busa atau kain
  • Mencuci, menyikat dan membasuh benda di tempat cuci piring di dapur. Pastikan anak menggunakan banggu penyangga yang kokoh
  • Melepaskan daun selada dari tangkainya dan nenyobeknya
  • Mengaduk sayuran mentah (salad) di dalam mangkuk besar
  • Mematahkan kacang panjang, mengupas kacang, melepaskan biji jagung dari bonggolnya, mematahkan brokoli atau kembang kol menjadi bagian kecil
  • Memotong adonan kue atau roti dengan pemotong kue
  • Membentuk bola dari adonan daging giling atau kue. Jangan lupa, cuci tangan anak hingga bersih sebelum dan dan sesudah beraktifitas. Awasi anak agar tak mencicipi adonan yang berisi daging mentah
  • Mencampur dan mengocok telur, adonan panekuk, adonan kue, adonan puding. Pastikan anak tidak menjilat adonan yang berisi telur mentah
  • Menyiram tanaman dan menyiangi kebun 

Referensi:
*Buku Anak di Bawah Tiga Tahun. Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan, tulisan Arlene Eisenberg, Heidi E Murkoff dan Sandee E Hathaways, BSNA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda