13 November 2014

8 Bahaya Alkohol Bagi Kesehatan Wanita

FOTO: www.medicaldaily.com
DIBANDINGKAN MINUMAN beralkohol ternyata jauh lebih berbahaya bagi para wanita dibandingkan para pria. Hal itu didasarkan pada asumsi kaitan efek alkohol terhadap bobot tubuh. Yakni bobot tubuh lebih berat pastinya memiliki volume darah dan lebih banyak. Sehingga alkohol yang larut memiliki konsentrasi lebih kecil.
Sementara, kebanyakan wanita memiliki bobot lebih kecil sehingga konsentrasi zat-zat dari alkohol jauh lebih pekat dibandingkan tubuh dengan bobot yang berat. Inilah alasan mengapa wanita disebut-sebut lebih sensitif terhadap pengaruh alkohol.
Lantas, apa saja penyakit yang bisa menyerang wanita terkait kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dalam jangka panjang? Berikut beberapa di antaranya:

Memicu kanker payudara
ZAT acetaldehyde sebagai hasil metabolisme alkohol dalam tubuh akan merusak kemampuan alami sel memperbaiki DNA. Akibatnya, mutasi sel mudah terjadi dan akan menimbulkan kanker. Risiko terkena kanker payudara akan lebih besar karena alkohol mengganggu dan meningkatkan produksi hormon estrogen secara berlebihan yang dapat merangsang mutasi sel.

Mengurangi kesuburan
ALKOHOL bisa menganggu keseimbangan hormon estrogen sehingga mempengaruhi fungsi organ reproduksi wanita. Siklus menstruasi menjadi kacau hingga terjadi infertilitas (mandul). Itu karena aktivitas racun etanol dapat mencegah terjadinya ovulasi yang menjadi penyebab utama kemandulan.

Meracuni janin
WANITA hamil yang mengonsumsi alkohol sama saja meracuni bayinya sendiri. Sebab, alkohol bersifat racun bagi janin dan dapat mengakibatkan fetal alcohol syndrome, yaitu sindrom akibat terganggunya organ tubuh pada masa perkembangan janin dalam kandungan. Biasanya, bayi lahir dengan bentuk otot tubuh dan kepala terlalu kecil.
Selain itu, kemungkinan besar bayi mengalami gangguan pendengaran, penglihatan, bayi seperti cacat lahir, bayi lahir dengan berat badan rendah atau prematur. Penemuan terbaru saat ini, penyebab terbesar autisme pada anak adalah alkohol.

Merusak jantung
ALKOHOL merusak jaringan otot jantung. Akibatnya, otot jantung akan membesar dan menjadi lunak. Akibatnya, kinerja jantung menjadi lemah. Sehingga darah yang dipompa untuk diedarkan ke seluruh tubuh pun terganggu.

Tekanan darah tinggi
ZAT etanol dalam darah akan memicu penambahan hormon epinephrine. Bila keadaan ini disertai kondisi tubuh yang kekurangan mineral magnesium maka kombinasi kondisi ini akan menimbulkan detak jantung yang tak beraturan. Berikutnya, keadaan ini dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi.

Mudah terserang stroke
TERGANGGUNYA efisiensi pemompaan darah oleh jantung dapat menghambat aliran darah ke otak. Akibatnya, suplai makanan dan oksigen ke otak pun terganggu sehingga memicu stroke.

Mengundang osteoporosis
REAKSI alkohol dalam tubuh akan mengakibatkan paratyroid hormon, hormon yang bertugas mengatur penyerapan, distribusi dan pengeluaran kalsium dalam tubuh menjadi berkurang jumlahnya. Keadaan ini menyebabkan timbulnya osteoporosis (kerapuhan tulang).

Mengakibatkan gangguan mental
KONSUMSI alkohol dalam jangka panjang dapat mengganggu sinyal penghantar saraf (neurotransmitter). Hal ini mengakibatkan gangguan mental yang membuat perilaku, pikiran, dan karakter seseorang berubah. (*/berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda