02 Maret 2015

Menanam Bunga Sweet William dari Biji

Bunga Sweet William pink mulai bermekaran
WAKTU melihat gambar bunga-bunga impor yang terlihat cantik dan menarik di google, rasanya jadi ngiler pengen tanam di rumah.

Apalagi, sekarang cukup mudah mendapatkan bibit bunga impor yang dijual online shop dengan harga yang relatif terjangkau.

Walhasil, karena lapar mata, saya pernah membeli cukup banyak jenis bibit bunga impor. Waktu itu saya beli bibit dari petani rumahan.

Harganya yang lumayan murah yakni cuma Rp 1.000 per bungkus membuat saya kalap membeli cukup banyak benih. Bukan hanya bunga tapi juga aneka sayuran.

Namun, karena waktu itu semangat berkebunnya masih belum penuh, hanya beberapa bunga saja yang saya tanam dan berhasil tumbuh.

Waktu itu, yang tumbuh jenis cornflower blue sama sweet william. Sayangnya, cornflower blue tiba2 aja kering dan mati padahal udah mulai keluar calon-calon bunga. Hiks...


Menanam bunga impor kayaknya memang tak bisa asal semai dan dirawat seadanya. Karena, jika kita salah menempatkan tanaman, bisa membuat mereka stres dan akhirnya mati. Mungkin itu juga yang terjadi pada bunga cornflower blue milik saya yang tiba-tiba tewas mengenaskan.
Seedling Corflower Blue

Nah, kembali ke masalah menanam bunga impor dari biji, saat menaburkan biji bunga sweet william, saya menggunakan media tanam full kompos di dalam polibag.

Karena baru pertama kali menanam benih dari biji-bijian yang super lembut, saya kaget waktu akhirnya ada calon-calon tanaman yang nongol di antara media tanam.

Untuk perawatan, karena media tanam cukup subur, saya hanya menyiram tanaman sampai lembab saja karena takut tanaman mengalami busuk akar jika terlalu basah.

Soalnya, beberapa kali saya berhasil menanam bunga, akhirnya mengalami busuk akar atau batang. Mungkin karena terlalu banyak kena air.
Waktu mulai membesar, saya agak heran karena tanaman ini memiliki batang yang lemah dan mudah jatuh ke tanah.

(Baca Juga: Perawatan Mossrose Alias Krokot Agar Rajin Berbunga)
(Baca Juga: Cara Mudah Agar Pohon Mangga Berbuah)

Awalnya, saya mengira karena tanaman ini kurang sinar matahari jadi batangnya letoy. Untuk mengakali batang-batang yang merebah, saya mengikat batang bunga dengan tali ke batang bambu kecil.

Dan setelah browsing cara merawat bunga ini, ya ampun, ternyata bunga jenis yang saya tanam ini memang cocok dijadikan bunga gantung. :) Pantesan batangnya letoy dan suka merebah. Hihihi...

Setelah tau cara penempatannya, saya baru meletakkan bunga ini di tempat yang lebih tinggi sehingga batang-batangnya menjuntai ke bawah. Untuk memacu bunga, saya memberikan pupuk NPK bunga (biasanya berwarna biru).

Kadang saya juga memberikan zat perangsang tumbuh (saya pakai Atonik) sisa-sisa untuk menyiram anggrek.

Selain makin menjuntai dan keluar bunga, pada batang-batang bunga sweet william juga mulai keluar anakan. Karena saya belum tau bagaimana cara memperbanyak tanaman ini selain dari biji.

Saya hanya menimbun anakan yang keluar dari batang dengan harapan mereka kelak akan menjadi tanaman baru yang bisa dipisahkan. Sehingga, nggak perlu repot lagi menanam bunga ini dari biji-bijinya yang sangat halus.

Kelopak bunga sweet william ini ternyata cukup lama bertahan dan tidak segera layu. Jadi, lumayan untuk memberikan warna di halaman rumah. Dan setelah bunga mulai layu, mereka akan mengering dan mungkin bisa menjadi calon bibit.

Meski saya belum berniat menanam tanaman ini dari biji lagi, saya tetap mengumpulkan biji-biji yang kering, menjemurnya agar kering maksimal dan menyimpannya.

Mana tahu, suatu saat saya akan mencoba menanamnya kembali. hanya saja, saya berharap bisa memperbanyak tanaman dari anakan-anakan yang muncul dari batang-batang bunga....

Jadi, bagi yang sedang menanam tanaman impor dengan biji yang super halus seperti saya, jangan menyerah....mungkin ada saatnya bunga akan tumbuh dan memperlihatkan bunga-bunganya yang cantik....salam berkebun....^_^

*Rumah Bunga Neisha*

6 komentar:

  1. Blog yang sangat bagus. Banyak tulisan menarik :)

    Ditingkatkan lagi jumlah artikel yang di bagi ya kak :)

    BalasHapus
  2. Haii mbak, saya mau tanya dong.
    Lokasi rumah mbak itu dataran tinggi atau rendah ya?
    Sama mau coba tanam ini jg dari biji soalnya.

    Tararengkyuu

    BalasHapus
  3. Hai juga mas Egie Bayu Prasetyo...
    Saya tinggal di daratan rendah mas tepatnya di Batam. Cuacanya lumayan panas. Dan alhamdulillah, bunga ini bisa tumbuh. Beberapa teman yang coba tanam seed sweet william juga tumbuh dan berbunga maksimal. Kalau di daratan tinggi mungkin bisa lebih subur. Selamat mencoba.

    BalasHapus
  4. berapa lama mba dari menanam bijinya sampai berbunga?

    BalasHapus
  5. Hai Spicaland blog..
    Makasih sudah mampir. Sayangnya saya nggak terlalu ingat berapa lama sampai akhirnya berbunga. Cuma kayaknya nggak terlalu lama juga sih...:)

    BalasHapus
  6. Keren banget bunganya Bu, mau coba tanam dirumah ahh. Tapi mau coba ukur tingkat kesuburan tanah sama pH dulu nihh, alatnya beli disini ya, murah loh.

    http://alatkebunku.com/shop/thermometer/alat-pengukur-ph-tanah-dan-kesuburan-tanah/

    terima kasih.

    BalasHapus

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda