27 Januari 2016

Flower Container Sederhana Bagi Pemula

HAI, apa kabar...
Baca judul postingannya kok kayak sok-sokan bahasa Inggris gitu ya....Sebenarnya cuma pengen gaya-gayaan aja sih. Aslinya pengen sharing soal menanam bunga di pot yang di campur2 biar kelihatan lebih berwarna. Hihihi...
Ide untuk membuat pot yang diisi campuran berbagai bunga sebenarnya bermula saat googling. Waktu ngeliat mix and match aneka bunga kok kayaknya cantik banget ya. Paduan antara bunga yang menjuntai, yang tegak, yang berdaun ngejreng bisa terlihat serasi. Bahkan, ada juga container yang diisi sama bunga-bunga biasa dan terkesan bunga murah tapi hasilnya bisa luar biasa. Dari situlah kemampuan memadukan aneka bunga diuji.

Biasanya, paduan itu sering ditemukan dalam rangkaian bunga buket yang diberikan untuk seseorang saat hati spesial. Dan sekarang ini, harga satu buket bunga tidaklah murah. Apalagi kalau isinya bunga impor. Bahkan, kata temen yang sering pesan untuk kolega bisnisnya, harganya antara Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta. Huaa....mehong juga ya.
Nah, kalau kita bisa merangkai-rangkai sendiri paduan bunga itu di rumah, kenapa nggak coba bikin flower container aja? Dengan memilih bunga-bunga yang rajin berbunga, maka tiap hari taman kita jadi selalu berbunga-bunga. Ceileee....
Itulah yang kemarin coba saya lakukan di rumah. Walaupun bukan campuran bunga-bunga impor yang notabene susyeh subur di dataran rendah, tapi lumayan juga sih untuk menyegarkan mata. Bahkan, beberapa tamu yang datang sempat mengira kalau bunga-bunga itu adalah bunga palsu. Kadang memang aneh ya orang. Kalau bunganya kelihatan cantik dikirain bunga palsu. xixixi...
Pas kebetulan ada beberapa koleksi bunga yang baru dibeli dari Medan, akhirnya flower container pun disusun. Isinya antara lain, petunia tiga plant, warna pink, ungu terong sama merah strip. Ada juga sweet william merah, lantana kuning dan merah, vinca merah sama peach. Untuk mengimbangi bunga-bunga itu, diberikan tambahan spider plant dan keladi mini. Hasilnya? Not bad. setidaknya menurut saya pribadi sih. hehehe...
Biar tanaman terjaga nutrisinya, saat menyusun media tanam harus bener-bener diperhatikan. Misalnya perbandingan antara tanah dan kompos juga harus seimbang. Selain itu, saya juga menambahkan pupuk slow release dalam media tanam untuk memastikan asupan nutrisi selalu terpenuhi.
Untuk perawatan pastinya seperti biasa. Siram sehari sekali, dipupuk dua minggu sekali dan pemangkasan saat diperlukan. Pemangkasan ini bertujuan untuk menjaga agar tetap rapi mengingat tanaman pasti akan tumbuh dan membesar. Apalagi, tanaman lantana sangat cepat pertumbuhannya.
Supaya nggak mubadzir, sisa-sisa potongan itu bisa ditanam kembali. (Trik ala emak-emak hemat. xixixi)
O ya, biar bunga-bunga rajin berbunga, jangan lupa memotong bunga-bunga yang sudah layu agar segera keluar bunga lagi.

Nah, bagi yang pengen coba-coba bikin ala-ala flower containers, mungkin beberapa bunga ini bisa dipilih untuk mengisi container:
  • Angelonia
  • Begonia
  • Suplir
  • Geranium
  • Gerbera
  • Impatien
  • Ivy
  • Marigold
  • Petunia
  • Portulaca alias moss rose
  • Sweet potato vine
  • Verbena
  • Vinca
  • Zinnia
Di antara bunga-bunga itu ada yang berbunga ada juga yang menonjolkan keindahan daunnya. Nah, saat dipadukan hasilnya pasti ciamik.....Nggak percaya? Coba aja deh...:P

Nggak pengen kebanyakan modal beli aneka macam bunga? Model Single Accent bisa jadi pilihan. Yakni mengisi pot dengan satu jenis tanaman tapi dipenuhi. Misalnya aja, tanam lantana atau impatient atau petunia atau moss rose. Saat berbunga, pasti akan kelihatan cantik...

Selamat Mencoba....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda