29 Agustus 2016

Dwarf Reullia, Si Mini yang Seksi

Bismillah...
TERNYATA udah lama banget nggak nulis di blog. Walaupun setiap hari buka dan ngecek blog, tapi ternyata nggak membuat diriku tergerak untuk memposting tulisan baru walaupun pendek.

Hihihi...Sepertinya, posting di facebook memang jauh lebih praktis ya dibandingkan di blog. :D

Sebagaimana sebelumnya. postingan tulisan di blog ini tidak jauh jauh dari yang namanya bunga dan berkebun.

Karena, ya memang bunga jadi bagian dari rutinitas mengisi hari-hari.

Kali ini, kayaknya seru membahas bunga yang bernama dwarf reullia.

Bunga semak yang satu ini cukup menarik untuk dipertimbangkan masuk dalam penghias taman. Selain rajin berbunga, ukuran tanaman yang mini bisa menjadi border taman atau halaman.

Dwarf Reullia itu sendiri memiliki tiga pilihan warna yakni ungu, putih dan pink. Ketiganya sama-sama cantik. Baik itu saat ditanam dalam satu baris satu warna yang sama maupun dikombinasikan dengan warna berbeda dalam satu baris.

Untuk penanaman, jika ingin tanaman cepat subur dan awet, bunga ini bisa ditanam langsung di tanah. Tambahkan pupuk kandang sebagai penyubur tanah, maka bunga ini akan rajin berbunga sepanjang hari.

Ingin makin rajin berbunga lagi? Tambahkan pupuk NPK hijau dan vitamin. Keduanya dilarutkan dalam air dan disiramkan seminggu sekali atau dua minggu sekali.

Nah, bagi yang pembosan dan suka mengganti layout taman, boleh juga mempertimbangkan untuk menanam bunga ini dalam pot ukuran kecil. (Kalau saya tanam di pot ukuran 17). Setelah dibariskan sebagai border, bunga-bunga ini akan berbakti dengan menunjukkan bunga-bunganya yang bermekaran.

Saat bosan dengan tampilan bunga ini, tinggal geser-geser aja dan ganti dengan tanaman lain yang menjadi border taman. Seru kan?

Nggak beda sama tanaman bunga yang berbunga lain, dwarf reullia suka area yang terkena sinar matahari langsung. Terutama sinar matahari pagi. Jadi, jangan heran jika saat matahari udah mulai bersinar hangat, kelopak bunga ini langsung bermekaran.
Untuk perbanyakan, tanaman ini sangat-sangat gampang. Karena, bunga-bunga yang mekar ini akan berubah jadi biji-biji yang bakal pecah dan menyebar di sekitar tanaman.

Dalam waktu beberapa hari, biasanya biji-biji bunga akan berkecambah, tumbuh dan membesar.
Baca Juga:
(Mengatasi Buah Berulat dan Busuk Diserang Lalat Buah)
(Membuat Sutra Bombay Rajin Berbunga

Biji bunga yang ringan juga kerap membuat biji-bijian itu terbang dan nempel di pot-pot bunga sekitarnya. Jadi nggak heran kalau pot bunga di dekat dwarf reullia sering terisi anakan bunga yang cantik ini.

Jika sudah tumbuh, anakan ini sangat gampang dipindah alias tahan banting. Setelah dicabut dari tanah dan ditanam di tempat baru, biasanya bisa langsung adaptasi. Cocok banget bagi yang sering gagal nanam bunga. :D

Kalau bicara soal hama, tanaman ini juga gak beda sama tanaman bunga lainnya. Bunga ini kadang juga diserang kutu putih atau jamur yang membuat batang jadi busuk.

Cara penanganan bisa menggunakan insektisida untuk hama binatang atau menggunakan fungsida untuk jamur. Agar tak menyebar, saya sih biasa memilih mencabut tanaman yang kena jamur dan menggantinya dengan tanaman baru. Karena, tanaman ini sangat gampang diperbanyak.
Gimana? tertarik mencoba tanam Dwarf Reullia?






***Rumah Bunga Neisha Batam**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda