03 Maret 2017

Memperbanyak Pohon Mint Lewat Stek? Gampang Banget

Mint hasil stek yang ditanam selama dua minggu. Udah seger
DAUN mint, terutama spearmint punya aroma yang khas dan banyak disukai untuk dijadikan campuran dalam minuman.

Misalnya aja infused water. Saat dicampurkan ke dalam air bersama lemon, daun mint bisa menetralkan rasa lemon yang kadang ada terasa sedikit pahit dari kulitnya. (itu testimoni suami saya. xixixi)

Kalau saya sih, suka memanfaatkan daun mint untuk dicampurkan dalam irisan sunkist yang dicampur es batu plus madu. Dengan ditambahkan cincangan daun mint, rasanya jadi syegeer.

Cuma agak sedikit repot waktu minumnya kalau daun mint dicincang kecil. Suka ikutan mo ketelen.

Nah, bicara soal daun mint, memang sekarang ini gampang dapetin daun mint. Di supermarket atau bahkan hipermarket biasanya banyak menjual daun tersebut.

Tapi bagi smart mom, pastinya harus pinter-pinter ngakali gimana caranya biar waktu pengen bikin segelas sunkist mint bisa langsung dapet dan fresh. Apalagi kalau bukan nanam sendiri di halaman. :D

Hasil stek udah tinggi
Di Batam, bisa dibilang gampang cari pohon mint yang dijual di dalam pot. Cuma memang harganya jangan dibayangkan kayak di daerah lain yang lumayan murah. Rata-rata, satu pot mint di Batam harganya mulai Rp 35 ribuan sampai Rp 50 ribuan. Tergantung tingkat kerimbunan pohon yang dijual.

Baca Juga:
Flower Container Sederhana Bagi Pemula
Mengatasi Buah Berulat dan Busuk Diserang Lalat Buah

Pengen lebih murah lagi? Patungan aja sama teman atau tetangga yang pengen tanam mint juga. Xixixi...jadi beli satu pot bagi dua. Soalnya, sebenarnya pohon mint ini gampang banget ditanam lewat stek batang.

Dengan catatan, batangnya memang distek dari tanaman hidup ya. Soalnya, saya pernah nyoba tanam stek yang dibeli dari hipermarket gak mau tumbuh. Bisa jadi karena batang tanaman  tersebut sudah tersimpan di area chiller di hipermarket agar terjaga kesegarannya.

Gimana cara menanam stek mint?

1. Siapkan media tanam yang akan dipakai untuk menanam batang hasil stek. Kalau saya biasa menggunakan cocopeat dicampur arang sekam dan kompos. Siram sampe lembab.

2. Pilih batang yang kelihatan sehat dan kuat untuk di stek.

3. Tancapkan di atas media tanam. Agar saat tumbuh cepat rimbun, tancapkan agak beberapa batang dalam satu pot. Cara ini juga bertujuan untuk mengantisipasi kalau ada batang yang tak tumbuh sehingga masih ada cadangan batang lain di dalam pot. Xixixi...

4. Teduhkan sampai kelihatan seger dan ada tanda-tanda kehidupan. Mudah kan? Selamat mencoba...:)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda