.

27 Juli 2018

Lima Penyebab Tanaman Gantung Terlihat Jelek

Tanaman Gantung by Rumah Bunga Neisha
Tanaman gantung creeping charlie kembali hijau usai treatment


HAI, Assalamualaikum..
Akhirnya semangat ngeblog muncul lagi setelah sebulan lebih off nggak nulis. Sibuknya Ramadan disusul sama Lebaran ditambah rasa kesal karena pencurian artikel di blog oleh orang yang tak malu mengambil hasil karya orang lain makin menyempurnakan vakum nya blog ini dari update artikel baru.

Sebenarnya bukan cuma blog saja yang lagi nggak kepegang sih, tapi juga tanaman di rumah. Banyak yang merana nggak sedikit juga yang mati kekeringan karena lupa siram. Tanaman yang ada juga kurang segar karena kurang pupuk.

Buat teman-teman yang hobi Gardening pasti tahu kalau tanaman memiliki masa-masa kurang bagus dalam pertumbuhannya. Apalagi kalau kurang perawatan. Biasanya akan terlihat jelek dan tak secantik saat dijepret kamera dengan lensa yang canggih.

Makanya kadang cuma senyum aja kalau ada teman yang bilang, "ih bunganya cantik banget mbak, punyaku kok jadi jelek ya. Daunnya kuning kayak terbakar dan nggak segar."

Sekali lagi ya, yang namanya tanaman hidup sangat berbeda dengan tanaman artificial alias tanaman plastik yang akan terus mekar dan hijau meskipun tidak pernah disiram. Kalaupun jadi jelek itu karena tertutup debu aja dan bisa diatasi dengan pencucian biar kinclong lagi.
(Baca juga: 10 Tanaman Gantung Berbunga Cantik)

Nah, kali ini saya pengen sharing tentang tanaman gantung yang daunnya kurang bagus, kuning dan merana.

Tanaman Gantung by Rumah Bunga Neisha
Tanaman gantung yang butuh perawatan

Seminggu setelah tambah media tanam, diberi pupuk dan disiram teratur

Sama aja dengan orang lain, tanaman di Rumah Bunga Neisha juga banyak yang mengalami masa-masa buruknya menjadi tidak indah dan sangat tidak menarik. Biasanya karena emaknya lagi nggak mood berkebun, sedang sibuk atau memang tanaman sedang kena hama.

Lalu, apa sih sebenarnya penyebab tanaman gantung yang awalnya berdaun hijau segar, menjuntai jadi kuning dan botak? Simak yuk lima penyebab yang biasanya membuat tanaman jadi kurang cantik berdasarkan pengalaman saya selama ini:

Salah Tempat

Dari pengalaman saya selama ini, tanaman gantung menjadi kurang cantik karena salah penempatan. Kebanyakan tanaman gantung berdaun tak tahan jika terkena sinar matahari langsung. Selain menyebabkan daun terbakar, paparan sinar matahari langsung bisa menyebabkan daun menjadi kuning dan kurang sehat.
(Baca juga : 10 Jenis Tanaman Gantung Gampang Rawat)

Kurang Siram

Posisi tanaman yang berada di atas gantungan dan susah untuk menjangkaunya kadang membuat orang malas untuk menyiram nya. Padahal, tanaman daun gantung (selain jenis kaktus dan sukulen) sangat membutuhkan air yang cukup untuk menjaga mereka agar tetap sehat dan subur.

Kurang Media Tanam

Tambah media tanam secara rutin

Pucuk Ungu by Rumah Bunga Neisha
Pucuk ungu yang terawat akan terlihat cantik
Penyiraman teratur memang bagus untuk tanaman gantung. Tapi jangan lupa untuk rutin memeriksa media tanam dalam pot tanaman gantung. Penyiraman kadang membuat media tanam ikut hanyut sehingga jumlahnya jadi berkurang.
Akibatnya tanaman akan menjadi kurus dan daun-daun mulai mengering di bagian batang yang tak mendapat akses cukup ke media tanam. Cek secara rutin kondisi media tanam. Jika terlihat kurang segera top up media tanam dengan kompos atau media tanam siap pakai. Jika tanaman sudah semakin rimbun dan membesar, bisa juga dengan memindahkan ke pot yang lebih besar atau dipecah-pecah.

Kurang Pupuk

Pupuk adalah makanan bagi tanaman. Terutama tanaman gantung yang akses untuk menyentuh langsung ke tanah sangat minim. Jadi usahakan untuk selalu memberikan pupuk kocor pada tanaman agar terlihat sehat dan hijau. Saya biasa menggunakan NPK biru atau NPK seimbang yang dilarutkan sebagai asupan nutrisi bagi tanaman.
(Baca Juga: Cara Memilih Pupuk Untuk Tanaman)
 

Kena Hama

Hama adalah masalah serius pada semua tanaman. Tak hanya tanaman gantung saja tapi semua jenis tanaman. Jika tak segera diatasi tanaman bakal merana bahkan mati. Usahakan untuk rutin mengecek hama yang biasa sembunyi di antara dedaunan atau di media tanam. Segera atasi jika sudah ditemukan hama.
(Baca Juga: Cara Membasmi Hama Tanpa Ribet)

Nah gimana? Itu beberapa masalah yang sering saya temui selama menanam tanaman gantung di rumah. Bagi yang ingin menambahkan boleh banget lho. Silahkan tulis di kolom komentar.


Salam Berkebun
Rumah Bunga Neisha

9 komentar:

Ameliasepta mengatakan...

Memang harus telaten sekali ya kak kalau merawat tumbuh-tumbuhan ini. Banyak sekali hal-hal yang harus diperhatikan, keren infonya kak

ASAD Agus Saputra mengatakan...

wah wah ia nih kadang tujuan pasang tanaman gantung itu buat memperindah ya kak, tapi kalo salah2 ya malah jadi terlihat jelek dan mengganggu, mantap nih tips dan infonya kak

Sujanto Tedja mengatakan...

Kayaknya harus berguru langsung nih (selain membaca di blog), biar ilmu nya lebih keserap

Zacka Mega mengatakan...

akh aku suka deh baca blog ini. yang awalnya gak tahu sama sekali tentang tanaman kecuali nyabutin ubi. sekarang banyak yang aku fahami mengenai tanaman. makasih banyak mbak

Chaycya O Simanjuntak mengatakan...

Ilmu banget dah tiap buka blog ini. Rekomendasi banget kalau untuk gardening. And you know mbak, blognya mbak ini sering jadi bahan perbincanganku dengan nyokap kala membahas tentang bunga. My mommy love gardening too.

danan wahyu mengatakan...

ayo kak difokusin blog bunga dan tanaman kaya gini , belum banyak lho yang bikin kaya gini

Ahmadi Sultan mengatakan...

Saya ini penggemar tanaman bunga. Tapi tidak pernah berhasil kalo tanam bunga. Hasilnya gak bagus. Ada yang kurus, hidup segan mati tak mau. Semoga tips ini bisa membantu saya ����

arreza mp mengatakan...

ooh ternyata itu toh alasan nya dan penyebab dari tanaman gantung jadi tidak maksimal

coba lagi deh ... dengan cara yang baik dan benar

semoga tanaman gantung di masa depan lebih bagus lagi

terima kasih ya mbak neisha

Citra mengatakan...

Satu lagi kak kalau terlalu lebat sangat jelek ya kelihatan na. . Aku ingin busy juga tapi dengan sistem yang ga pakai nyiram banyak air.. bagi dong tipsnya

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda