24 Mei 2018

RUMAH BUNGA NEISHA - Lady of the Night, Wanginya Semerbak Menjelang Maghrib

 
Lady of the Night (Rumah Bunga Neisha)
Bunga Lady of the Night koleksi Rumah Bunga Neisha

CARA MENANAM BUNGA WANGI LADY OF THE NIGHT

RUMAH BUNGA NEISHA - Lady of the Night, waktu pertama kali dengar nama bunga yang satu ini benar-benar bikin senyum-senyum sendiri.

Kok nama bunga ya makin aneh-aneh saja sih ya. Hihihi...

Ternyata ada alasan tersendiri kenapa tanaman ini disebut sebagai lady of the night.




Sebab, saat menjelang Maghrib, bunga-bunga yang bermekaran itu akan menebarkan aroma yang harum semerbak.


Aromanya sangat mirip dengan bunga Gardenia namun sedikit lebih lembut.

Padahal, kalau siang bunga-bunga tersebut sama sekali tidak wangi lho.

Pernah, iseng-iseng saya mencoba mencium kelopak bunga yang juga bernama Brunfelsia americana tersebut memang benar-benar nggak ada aroma apapun.

Dan saat menjelang maghrib saya sengaja menyempatkan diri ke atas untuk mencium aromanya ternyata memang wangi namun cenderung lembut.

Nggak tahu juga apakah aromanya akan semakin kuat kalau semakin malam.

Karena, saya sangat jarang naik ke area rooftop garden (baca juga: cara membuat rooftop garden sederhana) jika sudah malam hari.

Lady of the Night (Rumah Bunga Neisha)
Lady of the Night bermekaran

Kembali ke soal bunga lady of the night, awalnya saya membeli bunga itu karena ingin melengkapi koleksi tanaman yang masih satu keluarga dengan melati atau pun tanaman yang beraroma wangi.

Oleh seller langganan tempat saya belanja bunga, saya ditawari bunga ini. Akhirnya saya memutuskan membeli dua pohon bunga tersebut (satunya udah dibeli orang).

Ternyata tanaman ini cukup mudah dirawat alias nggak rewel.

Lady of the Night (Rumah Bunga Neisha)
Lady of the Night saat warna putih. Foto by: Rumah Bunga Neisha
Berbatang kayu yang keras, menurut saya daun lady of the night lebih mirip dengan daun milky way flower atau snowflake flower (baca: cara menanam milky way flower).

Saat mulai berbunga, tanaman ini benar-benar menyenangkan karena bunganya sangatlah banyak dengan warna yang bisa berubah dari kuning jadi hijau pupus hingga putih.

Mirip melati costa yang juga berganti-ganti warna selama musim berbunga tiba.

Meski belum pernah mencobanya, (katanya) bunga ini bisa juga lho dijadikan pengharum ruangan.

Caranya, saat menjelang maghrib atau lebih malam lagi (saat aromanya sudah keluar dengan kuat) tangkai bunga bisa dipotong dan diletakkan di dalam vas bunga berisi air dan disimpan di dalam rumah.

Aroma bunga tersebut akan menyebar ke seluruh ruangan. Hemat dan praktis kan?


Cara Menanam Lady Of the Night

Bagi yang tertarik menanamnya di rumah, lady of the night termasuk jenis bunga yang gampang dirawat dan tidak rewel. Tanaman ini bisa diperbanyak dengan biji atau bisa lewat stek batang.

Menurut saya (yang tak terlalu sabar menanam biji), menanam lewat stek menjadi cara yang lebih praktis.

Caranya, pilih batang yang cukup tua, potong menggunakan gunting yang sudah steril untuk meminimalkan terjadinya jamur dan tancapkan  pada media tanam siap pakai.

Lady of the Night (Rumah Bunga Neisha)
Lady of the Night koleksi Rumah Bunga Neisha

Media tanam yang dipakai saya menggunakan tanah dicampur kompos dan pupuk kandang.

Setelah ditanam, siram media tanam secukupnya dan letakkan di tempat yang teduh hingga keluar tunas baru.

Setelah tanaman mulai segar, bisa diletakkan di tempat yang kena matahari pagi.

Untuk penempatan, lady of the night sebenarnya lebih suka berada di area yang tidak terlalu panas.

Area dengan matahari pagi bisa menjadi pilihan agar tanaman bisa subur.

Namun, dari eksperimen yang saya coba, saat diletakkan di area fullsun, tanaman ini masih bisa bertahan dan tetap subur.

Rutin Siram dan Pupuk NPK

Sebagaimana tanaman lain, agar subur tanaman ini butuh air yang cukup namun tidak terlalu becek.

Penyiraman secara rutin sehari sekali atau dua kali sehari jika sangat panas sudah cukup untuk membuat tanaman selalu sehat.

Lady of the Night (Rumah Bunga Neisha)
Lady of the Night saat berwarna kuning. Foto by Rumah Bunga Neisha

Agar daunnya hijau, segar dan bunganya selalu banyak, pemberian pupuk NPK bisa dilakukan minimal dua minggu sekali.

Bisa menggunakan NPK seimbang atau NPK untuk merangsang pembungaan (baca: Cara memilih pupuk tepat untuk tanaman).

Bicara soal hama, tanaman ini cukup tahan dengan hama. Biasanya, tanaman pengganggunya adalah kutu putih atau aphids (baca juga : Cara mengatasi hama aphids).

Nah, bagi yang suka dengan bunga wangi, lady of the night sangat recommended untuk dihadirkan di halaman rumah. Selamat mencoba (***)


Salam Berkebun
Rumah Bunga Neisha



12 komentar:

  1. Ini sama nggak dengan bunga sedap malam ya? Minat juga nih tanam, lumayan jadi pengharum alami

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda mbak. Sedap malam memang akan wangi saat malam tiba. Ini harum juga kok. Tanamnya pun gampang bunganya nggak pernah berhenti.

      Hapus
  2. Oh ini yang namanya lady of the night. Lucu juga ya namanya. Ini beda ya sama bunga sedap malam. Harum juga kalo malam!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya namanya lucu. Dia wanginya kalau malam aja. Kalau siang gak ada aroma apapun.

      Hapus
  3. Lady of the night = bunga sedap malam. iya nggak sik? Cakep ya.. Tapi klo mengeluarkan aroma pada malam hari kok rasa2nya horor yak? sama kaya cium bunga cambodia.. takuttt :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi..ini wanginya nggak sekuat kenanga atau kemuning. Kalau dua jenis bunga itu agak2 horor takut mengundang teteh kunthi. Wkwkwk...

      Hapus
  4. baru tahu klau namanya lady of the night, aku biasanya menyebut bunga kacapiring kecil hahaha... asal aja sih soalnya baunya emang harm...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya aromanya mirip kacapiring alias Gardenia mbak. Hanya saja, kelopaknya nggak bertumpuk.

      Hapus
  5. Kadang buat takut lho kak kalau malam Hari hihihi... Wanginya seperti melatikan? Di rumah Punya Dan dibilangnya melati jepang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Melati Jepang lain lagi mbak. Ini kayaknya masih keluarga melati juga sih.

      Hapus
  6. Namanya agak gimana gitu. Tapi boleh juga ni buat koleksi wewangian di halaman rumah. Cara nanam nya pun gak ribet.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, gampang banget tanamnya. Tinggal tancap aja gampang tumbuh.

      Hapus

Terimakasih sudah mampir, silahkan tinggalkan komentar Anda