23 November 2020

CARA Menanam dan Merawat Bunga Fittonia Alias Nerve Plant



Tanaman Hias Fittonia atau Nerve Plant


TANAMAN Fittonia atau yang kerap disebut Nerve plant beberapa waktu belakangan ini cukup banyak dicari para pecinta tanaman hias.

Terutama fittonia yang diimpor baik dari Singapura, Thailand atau China.

Berbeda dengan fittonia lokal, warna-warna fittonia impor jauh lebih terang dan variatif.
Meskipun berukuran mini dengan harga yang lumayan pedas tetapi tanaman tersebut tetap diburu untuk dikoleksi. 

 
Apalagi, sekarang ini pilihan motifnya makin banyak sehingga bagi yang suka koleksi tak akan puas memiliki satu corak.

Padahal dari sisi harga, untuk mendapatkan satu pot fittonia pakai pot size 8 cm, bisa berkisar antara Rp 75.000 hingga ratusan ribu.
 
Bagi yang suka koleksi warnanya, fittonia mixed bisa jadi pilihan.


Fittonia impor mixed, satu pot isi 4 warna
Foto : Rumah Bunga Neisha

Sebab, dalam satu pot sudah ada sedikitnya empat warna berbeda. Meskipun harganya lebih mahal dibandingkan yang satu warna tapi setidaknya sekali beli sudah dapat empat motif sekaligus.
 
Oleh pecinta tanaman, fittonia banyak dipajang dengan cover pot keramik atau terakota dan dipajang di area meja konsole atau meja tamu sebagai bagian dekor ruangan. 
 

Lantas, bagaimana cara merawat fittonia agar tumbuh subur?

Media Tanam

Fittonia alias nerve plant menyukai media tanam yang porous dengan drainase yang baik saat dilakukan penyiraman.

Tanaman ini menyukai tanah yang lembab tapi bukan becek. Karena jika kandungan air terlalu banyak di dalam metan maka bisa membuat akar fittonia membusuk.

BACA JUGA : Begini Caranya Agar Sutra Bombay Rajin Berbunga

Campuran peatmoss dengan perlite kerap jadi pilihan untuk menanam fittonia. Jika tak ada peatmoss bisa juga menggunakan cocopeat.

Bagi yang tak bisa menemukan kedua jenis media tanam itu, bisa menggunakan media tanam apa saja yang ada di sekitar kita dengan catatan dibuat se porous mungkin dengan drainase yang baik agar air tak menggenang.




BACA JUGA : Menyulap Paralon Talang Air Jadi Estetik

Penyiraman

Karena suka area lembab, frekuensi penyiraman harus menjadi perhatian utama oleh Anda yang menanam nerve plants.

Menyiram tanaman saat media tanam sudah kering jauh lebih aman dibandingkan menyiram saat media tanam masih basah.

Bagaimana cara menandai jika fittonia membutuhkan air?

BACA JUGA : Jangan Dibuang! Jerigen Bekas Bisa Jadi Pot Unik

Caranya dengan menyentuh dan melihat daun fittonia. Jika daunnya lemas dan terlihat haus, maka sudah saatnya untuk menyiram.

Metode paling mudah untuk menyiram tanaman ini adalah dengan merendam dengan air yang dicampur vitamin b1 beberapa saat. Selanjutnya keringkan hingga air tidak menetes.

Untuk membantu menjaga kelembaban tanaman, bisa dilakukan misting atau penyemprotan tipis-tipis pada daun.

BACA JUGA : Tanam Calathea Susah? Cari Tahu Trik dan cara Tanamnya Dulu

Pencahayaan

Untuk pencahayaan juga harus diperhatikan. Nerve plant atau fittonia sangat menyukai area terang tapi tidak terkena cahaya matahari langsung.

Sebab, paparan cahaya matahari yang terlalu terang akan membuat daunnya terbakar.

Sebaliknya, jika cahaya matahari minim akan membuat corak tanaman kurang keluar dan memudar.

BACA JUGA : Dischidia Ovata, Daunnya Unik Mirip Semangka

Area yang paling tepat untuk meletakkan fittonia adalah di area yang terang tapi bukan dirrect sun.

Misalnya saja di teras, di dalam rumah yang dekat dengan jendela dengan cahaya yang cukup terang.

Nah, bagi yang ingin menjadikan tanaman ini sebagai tanaman indoor tapi pencahayaannya tak memungkinkan, bisa menambahkan lampu flourescent di sekitar tanaman.

BACA JUGA : Nummularia, Dischidia Berdaun Bulat Mirip Koin

Cara Memperbanyak

Fittonia atau nerve plant bisa diperbanyak lewat stek batang. 

Caranya bisa menggunakan media seperti peatmoss, cocopeat atau spagnum moss.

Media tanam yang lembab akan membantu tanaman ini cepat mengeluarkan akar. 

BACA JUGA : Rumput Cinta, Tanaman Gantung Gampang Rawat

Pemangkasan untuk perbanyakan juga akan membantu tanaman untuk mengeluarkan cabang-cabang baru di area bekas pangkasan sehingga menjadi lebih rimbun.

Hama

Sebagaimana layaknya tanaman, fittonia atau nerve plant juga bisa diserang oleh hama yang bisa membuat tanaman sakit dan mati.

Biasanya, tanaman ini paling rentan dengan busuk akar akibat penyiraman berlebihan, kutu putih, atau juga aphids. Untuk mengatasi hama tersebut jangan lupa untuk menyemprotkan insektisida dan fungsida. (RBN)







 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir, silahkan tinggalkan komentar Anda