14 Juni 2008

Lebih Natural dengan Nail Extention Bahan Gel

KUKU merupakan bagian tubuh yang kadang kurang mendapat perhatian secara maksimal. Kalaupun ada perhatian, paling banter hanya diberikan kuteks atau padicure atau manicure. Yakni perawatan kecantikan dan kesehatan kuku.

Padahal, bila didandani dengan baik, kuku bisa jadi aksentuasi yang cukup chic bagi penampilan kamu loh. Misalnya aja bikin nail art seperti memberikan gambar yang cute dan imut pada kuku kamu.

Tapi gimana kalo kuku kita nggak panjang? Kan nggak lucu kalo kuku pendek dihias-hias pake aneka lukisan?

Tenang youngsters, soalnya sekarang ini kuku yang pendek bisa disulap jadi panjang hanya dalam waktu beberapa menit. Caranya adalah menggunakan nail extention. Secara, sekarang ini nggak hanya rambut aja yang bisa dipakein hair extention. Kuku juga bisa loh. Jadi kamu nggak harus nunggu lama untuk memberikan sentuhan nail art pada kuku kamu.

Kalo sebelumnya nail extention banyak yang menggunakan acrylic sebagai bahan dasarnya, sekarang ada yang lebih chic lagi yakni bahan gel. Berbeda dengan bahan acrylic yang masih sedikit terlihat kuku tambahannya, bahan ini terlihat lebih natural.

"Dengan bahan gel, hasilnya akan jauh kelihatan lebih natural dan gampang dibentuk. Bukan itu saja, bahan ini juga punya ketahanan yang relatif lebih lama saat menempel di kuku,"ungkap Mbak Meli, pemilik toko M Lee Lantai 1 Blok A3 No 3-5 Batam City Square (BCS) Mall.

Walau punya hasil yang terlihat lebih natural, tapi bukan berarti kamu nggak bisa bereksperimen dengan berbagai warna loh. Itu karena gel yang digunakan sebagai bahan nail extention ini juga disediakan dalam berbagai warna pilihan. Mulai warna natural seperti bening transparan, merah, pink, biru lembut, dan masih banyak pilihan lainnya.

"Bagi kalangan remaja, akan jauh lebih chic kalo menggunakan gel yang diberikan glitter. Sentuhan bling-bling pada glitter bakal bikin kuku terlihat lebih shinning dan catchy. Beda bagi yang suka ama penampilan natural. Lebih baik nggak menggunakan gel yang ada glitter- nya,"saran Mbak Meli. (*)



Art Tiga Dimensi Masih Jadi Tren

SETELAH kuku panjang, pastinya kamu nggak pengen kuku kamu itu tampil polos tanpa sentuhan art sebagai pemanis kan? Soalnya, kuku yang sebenarnya jarang didandani akan memberikan andil cukup besar untuk memaksimalin penampilan kamu. Baik tampilan sehari-hari maupun waktu ke party.

Nah, kalo dulu pemanis kuku paling banter cuma dioles ama kuteks, kini ada yang lebih cute lagi loh. Khususnya bagi kamu kalangan remaja yang emang suka tampil cantik dan nyentrik.

"Bagi yang pengen mendandani kukunya biar keliatan lebih cute bisa menambahkan sentuhan nail art pada kuku. Bisa dengan metode lukis biasa atau tiga dimensi. Dan saat ini, model tiga dimensi masih banyak banget yang menyukainya,"ungkap Mbak Meli.

Art tiga dimensi yang dimaksud adalah menghias kuku dengan efek muncul. Misalnya gambar bunga, tampilan pemanis itu akan terlihat menonjol layaknya bunga beneran. Artinya, gambar bunga nggak cuma berbentuk mirip lukisan pada kuku aja.

"Karena model gambar yang bisa dilukiskan di atas kuku dengan efek tiga dimensi cukup beragam, youngsters bisa nentuin sendiri gambar apa yang pengen dituangin ke atas kuku. Misalnya aja binatang, buah-buahan, bintang, gambar hati, dan sebagainya. Pokoknya sesuai selera dan jiwa muda kamu,"jelasnya. (*)



Lapisi Top Coat Dua Hari Sekali

SETELAH proses pemanjangan dan pemberian sentuhan art pada kuku selesai, hal penting yang nggak boleh kamu lupakan adalah perawatan. Ini penting agar nail extention kamu jadi lebih awet alias tahan lama.

"Kalo dirawat dengan baik, nail extention yang udah dikasih sentuhan art ini bisa tahan cukup lama yakni sampe dua bulan. Artinya, selama dua bulan kamu bisa tampil cantik dengan kuku yang nyentrik,"terang Mbak Meli.

Untuk perawatan rutin, sebenarnya nggak terlalu ribet loh. Soalnya, kamu cukup membersihkan kuku bila kena kotoran dan keliatan kusam dengan cotton bud. Dan setelah kondisi kuku udah bersih, kamu-kamu tinggal menambahkan top coat sebagai pelapis sekaligus pelindung kuku. Mudah kan?

"Sebaiknya top coat dioleskan dua hingga tiga hari sekali. Biar tampilan kuku tetap indah setelah diberi top coat ulangan, usahakan pake top coat berkualitas dan jangan terlalu tebal waktu mengoleskannya alias encer aja,"sarannya.

Kenapa harus encer, itu karena ketebalan pengolesan top coat sangat mempengaruhi hasil akhir tampilan kuku. Semakin tebal top coat yang dioleskan maka akan semakin lama top coat kering dan berpeluang rusak sebelum kering. Bukan itu aja, lapisan top coat terlalu tebal justru bikin top coat lebih gampang terkelupas.

O ya, selama menggunakan nail extention kamu disaranin menghindari yang namanya mengangkat beban terlalu berat. Bukan itu aja, sebisa mungkin jangan membuka tutup kaleng menggunakan kuku. Karena tindakan itu bakal bikin kuku kamu gampang terlepas.

Mengingat kuku merupakan bagian tubuh yang juga tumbuh dan menjadi panjang, suatu saat pasti akan ada perbedaan warna maupun gambar yang terlukis pada kuku. Nah untuk mengatasi masalah ini kamu tinggal menambahkan infill. Yakni mengisi kembali bagian kuku yang mulai memanjang dengan top coat serta memberikan hiasan art agar tampilannya seimbang.

Lantas, kalo kita bosan dan pengen melepas nail extention gimana caranya?

"Untuk melepas nail extention caranya gampang banget. Kamu tinggal merendam kuku dalam acetone, dan kuku bisa dilepas dengan mudah. Nah, kalo ngilangin nail art tinggal dihapus aja pake remover. Nggak sulit kan?" kata Mbak Meli. Iya deh... (*)



Kuku Nggak Boleh Lembab

UNTUK mendapatkan hasil maksimal, ternyata ada aturan serta langkah-langkah yang harus dilalui selama proses pemanjangan kuku melalui nail extention serta pemberian sentuhan art. Berikut beberapa tahapan yang harus dilalui dalam pembuatan nail extention dan nail art:

1. Lakukan padicure dan manicure. Langkah ini penting agar kuku berada dalam kondisi yang sehat dan siap untuk "menerima" nail extention serta nail art.

2. Sebelum memulai pemasangan nail extention, pastikan kuku tidak dalam posisi lembab. Sebab, kelembaban yang berlebihan akan mempengaruhi daya rekat gel pada kuku.

3. Asah kuku menggunakan pengasah kuku. Proses ini penting untuk membuat permukaan jadi lebih kasar untuk memudahkan gel melekat pada kuku.

4. Setelah pengasahan, berikan lapisan gel form yang berguna menahan gel sebelum kering dan berubah menjadi kuku palsu.

5. Selanjutnya, oleskan gel sesuai warna pilihan dengan dimulai pada bagian gel form sesuai panjang yang dikehendaki.

6. Setelah itu, keringkan menggunakan bantuan UV light. Perlu diketahui bahwa pengeringan bahan gel butuh bantuan UV light agar prosesnya lebih cepat.

7. Setelah gel kering, usap dengan cleansing solution. Lanjutkan dengan mengoleskan kembali gel, keringkan, usap dengan cleansing solution begitu seterusnya hingga tingkat ketebalan sesuai keinginan.

8. Jika pengolesan gel selesai dan kering, lepas gel form dan rapikan kuku menggunakan potongan kuku, pengasah dan diamplas agar lebih rapi dan halus.

9. Setelah kuku rapi dengan panjang sesuai keinginan, baru deh diberikan sentuhan nail art biar jadi lebih cute dan imut. Bisa model lukis biasa atau tiga dimensi, dua-duanya sama-sama oke. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda