14 Juni 2017

Tips Menanam Buah Dalam Pot Biar Cepat Berbuah

ADAKAH sahabat yang suka menanam buah-buahan di rumah? Rasanya seru banget ya kalau bisa petik dan panen sendiri buah dari halaman sendiri.

Apalagi, kalau panennya bisa kapan aja. Saat pengen buah tinggal pilih aja buah apa yang diinginkan. Serasa di kebun buah aja.

Kalau dulu waktu di kampung, mau tanam buah2an gak perlu pusing dan pake alasan gak ada halaman.

Karena kebanyakan rumah di kampung, punya halaman luas dan bebas2 aja mau tanam buah apa aja yang diinginkan.

Nah, kalau tinggal di atas lahan yang terbatas, jalan terbaik menanam tanaman buah ya menanamnya di dalam pot.

Apakah bisa berbuah? InshaaAllah bisa. Karena banyak yang sudah mencobanya dan Alhamdulillah udah pada panen aneka buah.

Saya dan suami juga hobi tanam buah dalam pot. Beberapa jenis buah yang ditanam dan Alhamdulillah udah berbuah antara lain, jambu air, jambu biji, mangga, kelengkeng, jeruk Sunkist lokal, jeruk nipis, jeruk sambal, kedondong, sawo, belimbing.

Sementara buah lain yang masih dalam proses penanaman alias belum buah ada apel malang, rambutan, Jamblang alias juwet hitam sama alpukat.

Bagi yang pengen coba tanam buah2an dalam pot, saya ingin berbagi tips sederhana ala2 saya.

Siapkan pot

Pilih pot yang berukuran cukup besar untuk menanam tanaman buah. Minimal pot ukuran 40.
Kalau nggak ada, bisa juga pakai ember bekas cat yang berukuran besar.
Saya pakai pot ember bekas cat juga dan Alhamdulillah tanaman buah tetap berbuah.
Etapi,  jangan lupa dibersihkan dulu ya catnya 😀.
Kalau ember belum ada lubang untuk pembuangan air, jangan lupa untuk diberi lubang dulu. 
Atau saya juga ada tanam pohon jambu biji merah di pot ukuran 30 berbuah juga.

Baca Juga:
Mengatasi Buah Berulat dan Busuk Diserang Lalat Buah


Siapkan Media Tanam

Setelah urusan pot selesai, siapkan media tanam.

Ingat, karena tanaman akan ditanam di dalam pot yang notabene akarnya nggak bakal bebas mencari 'makan', penting untuk memperhatikan campuran media tanam.

Untuk ukuran pot 40 saya biasanya mencampur satu karung pupuk kandang dengan tanah dan sekam bakar.

Kenapa pupuk kandang, karena pupuk ini sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman buah. Termasuk merangsang tanaman untuk selalu berbuah.

Dan dengan mencampurkan dalam jumlah banyak maka kita tak perlu repot lagi keseringan bongkar pot.

Cukup di top up aja di atasnya jika tanaman udah kurang subur. (Catatan, hanya gunakan pupuk kandang yang sudah matang dan disterilkan alias bukan pupuk yang baru diambil dari kandang ya..hehehe).

Pilih Bibit Berkualitas

Nah, yang ini nggak kalah penting nih. Untuk tanaman buah dalam pot, sebaiknya pilih Bibit tanaman hasil okulasi.

Sebenarnya tanaman hasil cangkok juga gak ada masalah, cuma menurut para pakar, tanaman okulasi akan lebih cepat berbuah dan lebih kuat. Sebab, Batang bawah tanaman ini berasal dari biji yang tentu saja lebih kuat.

Untuk pilihan jenis tanaman buah so pasti sesuai selera aja. Karena kan kita yang bakal manen jd kita pengennya panen apa.

Kalau suka rujakan ya tanam aja jambu air yg gak pernah berhenti berbuah atau belimbing, kedondong dan mangga.
Kalau suka lengkeng, tanam aja lengkeng. Tanam pisang juga  boleh kok,
Hehehe...

Proses Penanaman
Nah, kalau proses penanaman ini tinggal menyusun aja. Ambil pot, masukkan pecahan bata merah atau Stereofoam di pot bagian bawah.

Gunanya agar air tak mengendap di bawah yang biasa bikin busuk akar. Habis itu masukkan media tanam yang sudah dicampur rata, dan tanam tanaman buahnya di dalamnya.

Penempatan

Nah, ini penting banget biar tanaman cepat subur dan pastinya berbuah. Sebisa mungkin letakkan tanaman di tempat yang kena sinar matahari penuh.

Karena, mereka butuh sinar matahari untuk berfotosintesis.

Perawatan
Kalau udah ditanam jangan lupa dirawat ya. Perawatan tanaman buah ini relatif mudah karena nggak banyak hal yg harus dilakukan.

Yang paling penting jangan sampai kekeringan sehingga membuat tanaman layu. Di awal2 penanaman memang disarankan untuk meletakkannya di tempat teduh dulu.

Jika tak memungkinkan, pastikan tanaman yang akan ditanam memang sudah adaptasi alias bukan baru beli online yang masih harus melewati masa stres.

Kalau kondisi tanaman baru beli online, sebaiknya tanam di polibag dulu sampai adaptasi baru dipindah ke pot.

Tak hanya soal penyiraman, pemupukan rutin juga penting dilakukan. Walaupun media tanam sudah subur.

Jangan lupa tetap kasih bonus nutrisi ya. Kalau suka tanaman organik ya beli pupuk organik, kalau yang biasa aja ya tinggal kasih NPK aja rutin dua minggu sekali.

Terus buahnya kapan???
Hehehe..
Nah, inilah yang sering ditanyakan ke saya.

Sebenarnya kapan tanaman mulai berbuah sangat tergantung jenisnya juga. Ada yang cepat ada yg lama juga.

Jenis buah dari bibit okulasi yang biasanya (ingat ya biasanya) adalah jeruk Sunkist lokal, sawo, belimbing, jambu biji, jambu air.

Mangga pun kadang ada yang cepat berbuah juga. Nah kalau lengkeng, rambutan dan durian butuh waktu lebih lama. Rata2 mulai usia 3 sampai lima tahun. Tergantung kualitas bibitnya.

Udah ah, kayaknya udah panjang banget ceritanya. Udah pegel nulisnya 😂😂😂

Yuk mari, jangan baca tipsnya aja langsung dieksekusi.

Mari hijaukan lingkungan kita dengan tanaman. Selain nyumbang oksigen ke bumi bisa sekalian nyumbang buah2an ke tetangga. Hehehe...

Jangan lupa berdoa ya biar tanamannya cepat berbuah... ^_^





Salam Berkebun
Rumah Bunga Neisha
FP FB: Rumah Bunga Neisha
Instagram : @indy_neishaarfa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda