22 Maret 2017

Menanam Krisan di Daerah Panas? Bisa Subur Kok


KRISAN, bunga yang satu ini menurut saya super banget. Ya super cantik dan super butuh kesabaran untuk merawatnya.
Krisan yang sudah melewati masa adaptasi dan berbunga kembali di Batam

Awalnya, saya mengira kalau krisan cuma bisa maksimal di daerah dingin alias di dataran tinggi. Tapi ternyata saat dicoba di Batam yang sangat panas karena efek daerah kepulauan, ternyata krisan bisa juga survive bahkan bisa terus bunga secantik dari tempat asalnya.

Kuncinya, pemilihan media tanam yang pas, penyiraman, pemupukan dan satu lagi sinar matahari yang cukup.

Banyak orang yang main ke Rumah Bunga Neisha mengeluhkan sulitnya merawat krisan. Tak sedikit yang bilang kalau krisan hanya akan berbunga sekali saja waktu dibeli habis itu nggak mau berbunga atau bahkan tragisnya bakalan mati.


Setelah dicari tahu, ternyata kebanyakan dari mereka meletakkan krisan di tempat yang terlalu teduh atau bahkan paling ekstrim nggak kena sinar matahari langsung.

Menurut saya itu salah. (Ini menurut pengalaman saya ya).

Sebab, sebagaimana bunga yang berbunga lain, krisan butuh sinar matahari yang banyak agar terus berbunga dan mekar sempurna.

Karena itu, hampir semua koleksi krisan di rumah, saya letakkan full sun alias kena sinar matahari seharian.

Awalnya, memang akan ada masalah saat krisan-krisan itu memasuki proses adaptasi. Nggak heran juga sih. Karena, sebelumnya mereka adalah penghuni wilayah yang sangat sejuk atau bahkan dingin, kemudian dijemur di tempat super panas kayak di Batam ini.

Tanaman, tak terkecuali krisan, mereka membutuhkan nutrisi yang cukup untuk bisa cepat beradaptasi di tempat baru atau untuk berjuang melawan hama yang kemungkinan akan menyerang mereka.

Sehingga, jangan lupa untuk memberikan pupuk minimal dua minggu sekali. Misalnya saja dengan NPK Yara atau NPK dengan kandungan N, P, dan K seimbang (biasanya dijual di toko pertanian berbentuk butiran warna biru).

Kalau untuk dosis, saya biasa kira2 saja sih. Pakai feeling kayak emak-emak yang masak didapur dan harus memasukkan garam maupun gula pada masakan. Pakai ilmu pengalaman dan kira-kira.

Selain nutrisi, media tanam jangan sampai salah juga ya.

Sebenarnya, krisan bisa tumbuh hanya dengan media tanam tanah hitam saja. Sayangnya, tanah tanpa campuran sekam bakar atau sekam mentah kerap membuat media tanam mengeras saat kering. Hal ini berdampak pada kurang maksimalnya pertumbuhan akar tanaman.

Jadi, saat membuat campuran media tanam, sebaiknya mencampurkan tanah hitam dengan sekam bakar. Dengan perbandingan 1:1 (Ini sesuai pengalaman saya. Mungkin ada yang lebih mahir, silahkan berbagi pengalamannya)

Jika ingin lebih maksimal, cobalah menggunakan campuran sekam bakar, cocopeat dan kompos sebagai media tanamnya. Campurannya juga bisa 1:1:1.

Beberapa waktu belakangan, saya memilih campuran media tanam yang satu ini karena hasilnya jauh lebih bagus untuk pertumbuhan krisan. Tapi ya untuk di Batam, campuran media tanam itu cukup banyak butuh modal karena harganya lumayan mahal.

Gimana? Berminat kah menanam krisan?


Salam
Rumah Bunga Neisha Batam



2 komentar:

  1. halo min mau tanya. apakah lama proses bunga krisan ini untuk tumbuh dan berbunga ya?

    BalasHapus
  2. Halo juga mas Muhammad Fazry. Maaf baru terbaca komentarnya. Krisan kalau tanam dari bibit biasanya tiga sampai empat bulan sudah berbunga. Tergantung perawatan. Kalau yang beli udah jadi gitu, biasanya cepet kok berbunga lagi asal nutrisinya cukup.

    BalasHapus

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda