.

05 Juni 2020

Jenis dan Cara Perawatan Aneka Jenis Sirih Hias (Pothos)

Bismillah..

Hai, Assalamualaikum sahabat Rumah Bunga Neisha...

Sudah lama saya nggak update artikel tentang tanaman di 'kebun' lewat blog neisha-diva.com ini.
Kali ini saya ingin share tentang aneka jenis sirih hias yang pernah saya pelihara di rumah.

Yup, sirih hias adalah tanaman paling gampang rawat dan diyakini bermanfaat bagi kesehatan.
Pasalnya, sirih-sirihan ini diklaim bisa meneralisir polutan yang ada di sekitarnya. 

Itulah kenapa tanaman ini sering dijadikan sebagai bagian dari indoor plant. 

Apalagi, tanaman ini sangat mudah dirawat, diperbanyak dan dapat di display dengan berbagai model. 
Mulai jadi tanaman gantung, tanaman rambat, tanaman dengan media air, jadi pengisi aquascape mini dan sebagainya.

Bagi pemula, tanaman ini juga sangat direkomendasikan untuk dipelihara. Harga di pasaran pun relatif murah dibandingkan berbagai jenis indoor plant lain yang saat ini sedang nge-hits.

Cukup diberikan sedikit sentuhan, misalnya diberikan cover pot yang manis, tanaman ini bisa dijadikan penghias semua area di dalam rumah. Mulai ruang tamu, ruang keluarga hingga kamar mandi sekalipun.

Bicara soal perawatan, tanaman ini benar-benar nggak ribet sama sekali.

Jika diletakkan dalam ruangan, sirih hias tak harus disiram setiap hari. Tanaman ini akan sangat tahan tidak disiram dalam jangka waktu hingga satu minggu.

Jika daun sudah terlihat lemas, itu pertanda tanaman sudah membutuhkan air dan harus segera disiram. Karena jika tidak segera disiram, maka daun-daunnya akan menjadi menguning dan rontok.

Tapi, bagi yang suka meletakkan tanaman ini di dalam rumah, sebaiknya memiliki stok beberapa pot agar bisa dilakukan rolling tanaman saat harus diberikan nutrisi sinar matahari di outdoor.

Misalnya saja, seminggu di dalam rumah, seminggu lagi tukar tempat dan diletakkan di luar rumah.

Selain bisa diberikan sinar matahari, tanaman juga bisa diberikan nutrisi seperti pupuk atau vitamin b1. 

Selain itu, daun-daun tanaman ini juga penting untuk disemprot dengan air hingga kuyup. Ini agar dedaunan terbebas dari debu dan menjadi segar kembali.

Nah, bagi yang ingin mengoleksi aneka sirih hias, berikut ini beberapa jenisnya:

Sirih Gading (Golden Pothos)

Tanaman ini sangat mudah ditemui dan sangat familiar. Karena sangat mudah ditanam dan cepat pertumbuhannya, sirih gading ini harganya relatif lebih murah dibandingkan jenis lainnya.

Meski murah, tapi kecantikan tanaman ini bisa diandalkan sebagai penghias rumah sekaligus penyerap racun di udara lho.

Biar nggak bosan, tanaman ini bisa dijadikan tanaman gantung, pengisi vertical garden, ditanam merambat di turus hingga ditanam di air.

Cara rawat tanaman ini juga tak berbeda dengan jenis sirih hias lain. Yakni tak suka kena sinar matahari langsung. Sehingga akan lebih baik ditempatkan di tempat yang teduh dan ternaungi.

Hanya saja, agar warna goldennya keluar, sebaiknya posisi tanaman tetap mendapatkan indirrect light dengan cahaya yang terang.

O ya, jenis sirih hias ini daunnya akan membesar saat akar anginnya menempel di tembok, kayu atau pohon.

Sebaliknya saat tanaman digantung maka daunnya baru akan semakin mengecil.

Sirih Gading Varigata (Marble Queen Pothos)

Sirih gading varigata alias marble queen pothos adalah jenis sirih hias yang memiliki corak varigata yang kuat. 

Tapi corak itu bisa hilang dan berubah menjadi hijau jika tanaman ini diletakkan di area yang kurang cahaya. 

Jika ingin corak varigata terlihat lebih terang, sebaiknya tanaman diletakkan di area dengan cahaya yang terang tapi tetap berada di area indirrect light atau tak kena sinar matahari langsung.

Sebab, jika tanaman kena sinar matahari langsung biasanya akan membuat daun tanaman menjadi sunburn atau terbakar.

Untuk perawatan dan cara penempatan sama dengan jenis golden pothos atau sirih hias lainnya.

Jade Pothos

Sirih hias jenis yang satu ini, sebenarnya dia merupakan jenis yang masih mirip dengan marble queen pothos. Di Rumah Bunga Neisha, jade pothos adalah tanaman yang sama dengan marble queen tapi corak varigatanya menghilang.

Jadi tanaman ini hanya berwarna hijau polos dengan warna hijau yang kuat. 

Hanya saja, terkadang di beberapa daunnya akan keluar corak varigata walaupun tipis bahkan bisa juga tiba-tiba di antara daunnya keluar warna varigatanya dengan kuat.

Perawatan tanaman ini juga tak berbeda dengan jenis sirih hias lain. 

Sirih Belanja (Njoy Pothos)



Nah, sirih hias yang satu ini memiliki corak yang sangat menarik dan mirip batik. Dengan daun berbentuk bulat hingga lonjong, sirih belanda sangat cocok dijadikan indoor plant karena tampilannya yang sangat menarik.

Hanya saja, berbeda dengan golden pothos, tanaman ini relatif lambat untuk tumbuh dan menjadi rimbun. Daun tanaman ini juga akan semakin mengecil jika dibuat menjadi tanaman gantung tapi akan menjadi lebih besar saat akar anginnya menempel di kayu, turus atau tembok.

Tak berbeda dengan jenis sirih hias varigata, corak daun ini akan menjadi hilang dan berubah menjadi hijau jika tanaman diletakkan di area dengan cahaya yang minim.

Dari pengalaman saya merawat Njoy Pothos, sangat sulit untuk memunculkan kembali corak daun walaupun sudah diberikan cahaya yang lebih banyak. Cara termudah adalah memangkas batang dengan daun yang hijau dengan harapan cabang baru akan memunculkan daun dengan corak yang lebih kuat.


Satin Pothos (Scindapsus Pitus)



Tanaman yang satu ini cukup unik. Daunnya yang bercorak berwarna perak membuat tanaman ini kerap disebut dengan sebutan silver pothos.  

Daunnya yang berbentuk hati bisa akan menjadi lebar saat akar angin tanaman menempel pada media seperti kayu, turus atau tembok.

Tanaman ini juga tahan di area dengan low light atau pencahayaan minim tapi akan lebih bagus jika ditempatkan di area yang terang tapi indirrect light.

Jika terlalu panas, daun akan menguning hingga sunburn sehingga mengurangi kecantikan wara daunnya.

Tanaman ini bisa menjadi sangat lambat merimbun tapi bisa juga sangat cepat. Semua tergantung pemberian nutrisi yang cukup dan penempatan yang tepat.

Sirih Keong (Manjula Pothos)



Sirih hias yang satu ini harga di pasaran masih lumayan tinggi dibandingkan dengan sirih hias jenis lain. Daunnya yang berbentuk unik mirip keong membuat tanaman ini sering disebut sebagai sirih keong.

Saat akar angin ditempelkan ke media, daun manjula bisa menjadi sangat besar dan cantik.

Sirih ini juga tak tahan kena panas langsung dan suka dengan area yang terang untuk memunculkan warga yang lebih kuat.

Tak hanya lambat pertumbuhannya, sirih keong juga agak sulit untuk diperbanyak. Kadang batangnya akan busuk saat diperbanyak dengan media tanam tanah. Hanya saja, bagi yang tertarik untuk memperbanyaknya dengan cara mudah mungkin bisa dengan media air atau menggunakan spagnum moss.

Sirih Lemon (Neon Pothos)


Sesuai namanya, sirih lemon memiliki warna daun berwarna kuning lemon. Bantuk daun tanaman ini lebih mirip dengan jade pothos tapi warna kuningnya sangat kuat saat ditempatkan di area yang tepat yakni dengan pencahayaan indirrect light yang cukup terang.

Untuk perbanyakan dan cara perawatan sama dengan sirih lainnya.

Scindapsus Moonlight (Scindapsus Treubii)


Termasuk dalam keluarga sirih hias, scindapsus treubii atau scindapsus moonlight memiliki corak silver di antara daunnya yang berwarna hijau.

Jika ditempatkan di area yang tepat, maka warna silvernya akan sangat kuat dan membuat tanaman ini menjadi terlihat lebih menarik.

Cobalah untuk menempatkan tanaman ini dalam koleksi tanaman sirih hias dan dijadikan sebagai indoor plant pasti kece. (*)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir, silahkan tinggalkan komentar Anda