.

24 Agustus 2025

CARA Menanam dan Merawat Aster Pikok di Daerah Panas

BUNGA pikok atau biasa disebut aster pikok adalah tanaman berbunga yang sering dijadikan bunga potong maupun bunga dekorasi.

Baik sebagai pengisi vas penghias meja dipadukan bunga potong lain maupun dijadikan pengisi bucket bunga hingga jadi pengisi dekorasi bernuansa bunga.

Pikok lebih banyak ditanam dan dibudidayakan di dataran tinggi alias di daerah pegunungan dengan udara dingin.

Lantas, apakah bunga ini tidak akan bisa tumbuh di daerah panas atau di dataran rendah?

Sebenarnya, tanaman ini masih tetap bisa tumbuh subur di daerah panas sebagaimana tanaman krisan. 

Bahkan, dibandingkan dengan bunga krisan, tanaman pikok lebih mudah beradaptasi di daerah panas.

Kuncinya tanaman ini mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sebab, tanaman ini tak terlalu suka di area yang teduh.

Baca Juga :

Rahasia Daun Monstera Cepat Besar dan Membelah

Cara Mencangkok Tanaman Anti Gagal

Minimal tanaman mendapatkan sinar matahari pagi hingga siang hari sekitar pukul 12.00.

Sinar matahari merupakan kunci agar tanaman ini bisa bertahan dan bisa subur serta berbunga di dataran rendah.

Tanaman pikok bisa subur di daerah panas

Agar tanaman tidak layu, penyiraman tanaman harus dilakukan secara rutin. Minimal disiram sehari sekali dengan diguyur basah pada media tanamnya.

Namun, jika musim hujan, intensitas penyiraman bisa disesuaikan dengan kondisi media tanam agar tidak menjadi over watering yang bisa memicu busuk akar dan berakibat buruk pada tanaman.

Baca Juga :

Memperbanyak Hoya Compacta Pakai Stek Batang

Cara Merawat Philo Paraiso Verde

Pencegahan busuk akar juga bisa dilakukan dengan memastikan penggunaan media tanam yang tepat.

Sebagaimana tanaman lain, aster pikok juga membutuhkan media tanam porous dengan drainase baik untuk mencegah air tergenang.

Campuran terbaik media tanam untuk tanaman aster pikok antara lain, tanah subur, sekam mentah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.

Selanjutnya, penyediaan nutrisi tanaman bisa ditambahkan dengan pemberian pupuk tanaman. Baik pupuk kimia maupun pupuk organik cair.

Baca Juga :

Cara Menanam Bunga Air Mata Pengantin

Begini Cara Basmi Hama Aphids

Pupuk untuk masa pertumbuhan bisa dengan pupuk NPK seimbang. 

Selanjutnya, jika tanaman sudah mulai memunculkan kuncup-kuncup bunga, bisa diberikan pupuk bunga.

Bunga pikok cocok dijadikan bunga potong

Selain menghasilkan bunga yang ramai dalam tiap potnya, bunga ini juga bisa dijadikan bunga potong yang bisa bertahan sekitar 10 hari jika diletakkan dalam vas berisi air.

Untuk perbanyakan tanaman ini bisa dilakukan dengan memisahkan anakan yang biasanya tumbuh di sekitar induk tanaman.

Baca Juga : 

Jangan Sepelekan, Ini 4 Alasan Tanaman Harus Rutin Dipangkas

Cara Menanam Leekuanyu, Tanaman Menjuntai Mirip Tirai

Hanya saja, untuk bisa menghasilkan tangkai-tangkai bunga yang tinggi, menurut para petani pikok,  dibutuhkan trik khusus.

Yakni dengan menambahkan cahaya buatan pada malam hari untuk membantu memaksimalkan pertumbuhan bunga.

Selain cahaya, pembatasan jumlah anakan dalam rumpun tanaman diyakini juga bisa membantu tangkai bunga bisa lebih tinggi dibandingkan jika tanaman terlalu banyakan anakan.

Sebaliknya, jika fokusnya adalah untuk memperbanyak anakan, maka disarankan untuk rutin memotong tangkai bunga. (RBN)


Rumah Bunga Neisha

Instagram      : @rumah.bunga.neisha

FB Fanspage : @rumah.bunga.neisha

Youtube        : Rumah Bunga Neisha



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir, silahkan tinggalkan komentar Anda