.
Tampilkan postingan dengan label karir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karir. Tampilkan semua postingan

23 Oktober 2014

CARA Menghadapi Bos yang Suka Mengancam


grafis by: www.freevector.com
CARA Menghadapi Bos yang Suka Mengancam

MENJALANI karir sebagai seorang karyawan tak bisa seenak hati layaknya menjalankan usaha sendiri.

Sebab, setiap gerak langkah kita diikat aturan serta atasan sebagai pemimpin dan pengendali proses kerja untuk mencapai tujuan tertentu.

Dalam sebuah lingkungan kerja dengan beragam karakter orang, tak jarang orang yang menjadi atasan kita adalah pribadi yang unik.




Salah satunya adalah tipe arogan dan tempramen yang gemar mengancam atau mengintimidasi bawahan bila tak mau menurut.

23 September 2008

Jadikan Puasa Media Manajemen Diri


MENJALANI ibadah puasa selama satu bulan penuh menahan lapar, haus, dan mengendalikan hawa nafsu bukan berarti menghalangi aktifitas kerja di kantor. Sebab, bagaimanapun juga meski sedang berpuasa pekerjaan harus berjalan terus.

Layaknya dalam kehidupan bermasyarakat biasa, kehidupan di kantor juga diwarnai perbedaan agama dan keyakinan. Sehingga dibutuhkan toleransi antar umat beragama dalam menjalani ibadah puasa.

"Mengingat bekerja di kantor cukup melelahkan dan menguras tenaga, dibutuhkan toleransi yang kuat antar karyawan yang bekerja di dalamnya. Sehingga, bagi yang sedang tidak puasa harus menghormati yang sedang berpuasa,"terang Dra Mardien Suprapti, Psikolog Batam Medical Centre (BMC) Batam.

Tidak berpuasa tersebut bisa karena orang bersangkutan memang non muslim yang tidak memiliki kewajiban menjalankan ibadah puasa atau wanita yang sedang berhalangan.

18 Agustus 2008

Hadapi Pembunuhan Karakter dengan Bijak

Foto by: nobullying.com
CARA MENGHADAPI PEMBUNUHAN KARAKTER 

BERSAING untuk mendapatkan yang terbaik kerap kita temui dalam kehidupan sehari-hari. 

Hal itu wajar mengingat sifat alami manusia adalah tak pernah puas dan ingin selalu lebih dari yang lainnya.

Begitu juga dalam kehidupan karier, persaingan untuk meraih jenjang karier yang lebih tinggi kerap memicu keinginan seseorang untuk mengukir prestasi yang lebih baik.

11 Juni 2008

Jangan Remehkan Penampilan saat Bekerja

foto by Pinterest
PENAMPILAN tak bisa dipungkiri adalah cerminan sosok dan citra diri yang sangat berperan terhadap penilaian orang lain terhadap seseorang. Bahkan, dalam berbagai hal, penampilan bisa menjadi 'modal utama' agar tidak dipandang sebelah mata relasinya.

Pentingnya penampilan itulah yang membuat rangkaian menata penampilan menjadi hal yang harus mendapat porsi perhatian tersendiri oleh setiap orang. Tak hanya dalam kehidupan pribadi maupun sosial, tapi juga mencakup kehidupan karir seseorang.

Bahkan bisa dibilang, penampilan adalah satu bagian penting terkait pembentukan citra profesional serta memberi rasa kepercayaan diri yang tinggi untuk mengekspresikan kompetensi yang dimiliki.

01 Juni 2008

Pengen Dapat Promosi? Cari Tahu Dulu Persyaratannya

Foto by internet
SETIAP karyawan pasti mendambakan promosi dan kemajuan dalam level karirnya. Apalagi, bila pekerjaan dan posisi yang dimiliki saat ini sudah dijalani selama bertahun-tahun. Hanya saja, keinginan untuk naik jabatan itu tidak selalu bisa terkabul dalam waktu cepat. Malahan, teman yang kerjanya terkesan 'biasa-biasa' saja justru melejit duluan.

Lantas, apa ada yang salah? bagaimana caranya agar kerja keras kita selama ini mendapatkan penghargaan berupa kenaikan jabatan sebagai sebuah upaya untuk mendapatkan kemajuan karir?

17 Mei 2008

Saat Tepat Ambil Cuti

Foto by internet
RASANYA jenuh sekali saat harus memulai hari baru dengan menjalani rutinitas di kantor. Pekerjaan yang sama, ketemu orang yang sama dan bla bla bla yang semuanya memunculkan rasa enggan untuk melangkahkan kaki menuju kantor.

Jika sudah begitu, mengambil cuti merupakan langkah yang paling bijak. Sebab, bagaimana pun juga bila seseorang tetap memaksakan diri untuk bekerja di saat rasa jenuh mendera pekerjaan yang dihasilkan juga tak akan maksimal.

Jangan Biarkan Karir Lumpuh

Grafis by : www.freevector.com 
WAKTU yang berputar telah membuat tahun lama harus bergeser digantikan tahun yang baru. Tapi sayangnya, pergantian tahun kadang tidak selalu diikuti perubahan yang berarti baik perubahan hidup maupun karir seseorang.

Bahkan ada masih yang berpikir, "Tahun boleh berganti tapi karir ya tetap biasa-biasa saja. Jabatan tetap, gaji hanya naik beberapa rupiah, fasilitas karyawan tidak bertambah apalagi tunjangan."

Jika Anda termasuk orang yang mengalami hal itu, sudah saatnya Anda mengevaluasi diri dan karir Anda. Sebab, karir yang stagnan alias tidak bergerak baik ke atas atau ke samping, bisa berujung pada kelumpuhan karir atau Career Paralyse.

"Kelumpuhan karir biasanya dimulai dari rasa ketidakpuasan, kehilangan sumber motivasi hingga kelumpuhan. Dan untuk mencapai tahap kelumpuhan biasanya melewati proses yang cukup panjang,"jelas Rostina Tonggo Morito, Psikolog yang juga HR Consultant PT Tunaskarya Indoswasta Batam.

TIPS Menaklukkan Lingkungan Kerja Penuh Senior

grafis by : www.freevector.com
PINDAH kerja dengan harapan mendapatkan karir yang lebih baik dan menjanjikan kerap dilakukan orang. Bukan saja berharap mendapatkan posisi yang lebih baik, pekerjaan yang menantang, tapi bisa juga berharap memperoleh finansial lebih baik dibanding sebelumnya.

Saat berpindah kerja, terkadang ada hal-hal yang tidak kita duga sebelumnya. Baik dari sisi lingkungan kerja maupun teman kerja. Hal itu wajar karena setiap perusahaan memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Lantas bagaimana bila lingkungan kerja yang kita masuki berisi orang-orang dengan usia yang jauh lebih tua dari kita bahkan setara dengan bapak kita dengan masa kerja yang jauh lebih lama? Apa yang harus kita lakukan agar kehadiran kita sebagai anak baru tidak dipandang sepele sebagai efek senioritas?

Mau Minta Naik Gaji? Evaluasi Kinerja Dulu!

foto by internet
MENDAPATKAN kenaikan gaji setelah bekerja keras tentu saja menjadi impian setiap orang. Sebab bagi sebagian orang, kenaikan gaji merupakan satu bentuk reward dari hasil kerjanya. Karenanya tidak mengherankan bila orang akan merasa tidak semangat bekerja bila gaji yang dibayarkan dirasakan tidak sesuai dengan kerja keras yang dirasakan selama ini.

Cara Hadapi Bos yang Suka Mengancam

MENJALANI karir sebagai seorang karyawan tak bisa seenak hati layaknya menjalankan usaha sendiri. Sebab, setiap gerak langkah kita diikat aturan serta atasan sebagai pemimpin dan pengendali proses kerja untuk mencapai tujuan tertentu.

Dalam sebuah lingkungan kerja dengan beragam karakter orang, tak jarang orang yang menjadi atasan kita adalah pribadi yang unik.

Salah satunya adalah tipe arogan dan tempramen yang gemar mengancam atau mengintimidasi bawahan bila tak mau menurut.

Terjebak Konflik Rekan Kerja, Gimana Dong?

Terjebak konflik rekan kerja. Foto ilustrasi by freepik.com
LINGKUNGAN kerja tak ubahnya seperti lingkungan sosial lain yang memiliki peluang terjadi konflik. Baik antara atasan dengan bawahan, maupun dengan sesama teman kerja.

Sumber konflik pun bisa beragam misalnya masalah pekerjaan seperti upaya saling menjatuhkan demi mendapatkan posisi tertentu, masalah pribadi, dan sebagainya.

Bagi yang berada pada posisi berkonflik dengan rekan sekerja, lingkungan kerja pastinya tidak terlalu nyaman dan kondusif. Itu karena, saat beraktifitas yang bersangkutan harus tetap bersentuhan dengan "musuh" nya.

Sebenarnya, ketidaknyamanan lingkungan kerja tidak saja akan dirasakan pihak yang berkonflik. Sebab, pihak lain yang berada di tengah-tengah orang yang sedang berkonflik juga bisa saja terganggu dalam menjalani pekerjaan.

Lantas, bila ternyata kita berada di antara orang yang berkonflik, misalnya yang berkonflik adalah atasan dengan sahabat dekat sekaligus rekan sekerja, apa yang harus kita lakukan?

Suami Istri Sekantor? Pisahkan Urusan Kerja dan Rumah

foto by freepik.com
TIPS SAAT SUAMI DAN ISTRI KERJA SATU KANTOR
 
PASANGAN suami istri bekerja dalam satu perusahaan atau satu instansi bukan sesuatu yang aneh ditemui.

Meski ada perusahaan yang menerapkan larangan pasangan suami istri bekerja dalam satu perusahaan, tapi ada juga perusahaan yang membolehkan hal tersebut.

Sekilas, pasangan suami istri yang bekerja dalam satu perusahaan memang tak akan menimbulkan masalah.





Tapi bila tidak dikelola dengan baik, kerjasama tersebut bisa juga memicu masalah. Khususnya terkait profesionalisme kerja dalam hal memisahkan urusan pekerjaan dan urusan pribadi.