.

21 April 2008

APA Itu Kanker Serviks dan Seberapa Peluang Kesembuhannya?


APA ITU KANKER SERVIKS DAN SEBERAPA PELUANG KESEMBUHANNYA?

BAGI seorang wanita, rahim adalah organ yang sangat penting dan memberikan arti tersendiri bagi kehidupannya terutama kehidupan rumah tangga.

Bagaimana tidak, tanpa ada rahim seorang wanita pasti akan merasa tidak berarti terutama di mata suami.

Meski rahim dianggap penting, ternyata tidak sedikit wanita yang tak terlalu "peduli" kesehatan organ tubuh yang satu ini.





Dan kepedulian itu justru baru muncul saat seseorang sudah divonis kanker oleh dokter. Salah satunya adalah kanker leher rahim (kanker serviks).

Aquascape, Pesona Tanaman Air yang Menyejukkan

Contoh Aquascape koleksi Ocean Aquarium Centre, Batam

AKUARIUM yang awalnya sangat identik dengan hobi, belakangan justru menjadi bagian dari aksentuasi sebuah hunian agar terasa lebih 'hidup'. Bahkan, tidak sedikit yang justru menjadikan benda ini sebagai point of interest ruangan dalam sebuah hunian.

Bagi Anda yang sedang mengalami kebosanan dengan tampilan akuarium yang identik dengan ikan sebagai pusat perhatian utama, kenapa tidak mencoba beralih dengan menghadirkan aquascape sebagai alternatif pilihan.

Sebab, hijaunya tanaman air akan memberikan kesegaran serta kesejukan dalam hunian. Terlebih juga ditambahkan ikan serta sentuhan lighting. Paduan tersebut pastinya akan makin membuat tampilan aquascape terlihat lebih eksotik.




"Berbeda dengan akuarium yang menjadikan ikan sebagai pusat perhatian, aquascape justru menjadikan ikan hanya sebagai hiasan atau aksen pemanis saja. Sebab, perhatian utamanya berada pada tanaman air,"ungkap Andy, Karyawan Ocean Aquarium Centre, Kompleks Citra Mas Blok A No 1-3 Batam.

Resep Masakan Harris Resort Batam

RESEP masakan dari Harris Resort Batam. Kombinasi buah dan sayur yang banyak mengandung serat dan vitamin dengan daging yang mengandung banyak protein bisa mengenyangkan tapi tidak membuat gemuk.

Dengan bahan yang mudah diperoleh, mudah-mudahan semua bisa mencobanya di rumah. Selamat Mencoba!


Prawn Etouffe Piccadilo Style




Bahan:

5 ekor (200 gram) udang segar (ukuran-2)

2 sendok makan cabai bubuk

1 sendok teh oregano

1/2 gram daun basil segar

12 April 2008

Malas Bergerak Picu Beragam Penyakit

Foto by Internet
PERKEMBANGAN dunia teknologi harus diakui memberikan efek positif dan menguntungkan bagi manusia. Sebut saja kehadiran aneka gadget yang bisa dikendalikan dengan satu jari.Cukup menekan remote control, semua fasilitas bisa didapatkan.

Tak hanya gadget, kemajuan di bidang teknologi informasi juga membuat orang lebih cenderung memilih mengendalikan aneka keperluan dari rumah. Baik transaksi dengan perbankan, layanan pesan antar bahkan mengendalikan bisnis skala internasional pun dilakukan dari dalam rumah.

Perkembangan teknologi tersebut jelas sangat menyenangkan. Karena tanpa perlu susah-susah atau capek-capek, semua kebutuhan beres di ujung jari.

APA Itu Polip yang Bisa Rusak Mata dan Menyebabkan Meningitis?

 
Ilustrasi. Foto by: Freepik.com


POLIP BISA RUSAK MATA DAN MENYEBABKAN MENINGITIS
 
DERITA polip atau tonjolan daging yang jinak pada rongga hidung ternyata memiliki cukup banyak penyakit komplikasi yang mengikutinya.

Tak hanya akan mengakibatkan peradangan sinus atau sinusitis, polip juga bisa merusak struktur tulang penderitanya.

"Keberadaan polip yang tak segera diatasi bisa mengakibatkan sinusitis atau peradangan sinus yakni rongga pada area hidung dan sekitar mata. Peradangan tersebut cukup berbahaya dan bisa berdampak pada kerusakan mata serta radang otak atau meningitis," dr Agus Subagio SpTHT, dokter spesialis THT Rumah Sakit Awal Bros Batam.





Sinusitis sebagai akibat munculnya polip pada hidung itu sendiri terjadi karena sekret atau cairan tak bisa keluar dari rongga hidung dan justru tertahan di dalamnya.

Kenapa Pria Harus Sunat dan Apa Manfaatnya dari Sisi Kesehatan?



KENAPA PRIA HARUS SUNAT DAN APA MANFAATNYA DARI SISI KESEHATAN?

SIRKUMSISI atau biasa dikenal dengan khitan bukan sesuatu yang asing lagi. Sebab, di Indonesia tindakan tersebut merupakan hal wajar bahkan menjadi ritual yang wajib dijalani oleh anak laki-laki.

Meski dianggap relatif aman, tetapi sebenarnya sirkumsisi memiliki resiko serta komplikasi yang bisa menyertainya.

Karenanya tak mengherankan bila di Amerika, Inggris maupun Canada, praktisi medis harus memberitahu keuntungan dan resiko sirkumsisi pada keluarga pasien.





Pengetahuan tersebut diharapkan akan menjadi pertimbangan sebelum mengambil keputusan apakah akan menjalani sirkumsisi atau tidak.

05 April 2008

APA Itu Hidrosefalus? Cek Infeksi dan Kelainan yang Bisa Memicunya





APA ITU HIDROSEFALUS? CEK INFEKSI DAN KELAINAN YANG BISA MEMICUNYA

HIDROSEFALUS atau pembesaran kepala akibat kelebihan cairan otak merupakan penyakit yang kadang membuat miris saat kita melihat kondisi penderitanya.

Bagaimana tidak, penyakit yang kerap menimpa bayi dan anak-anak ini membuat kepala penderita membesar seiring pertambahan cairan otak dalam kepala.

Sebenarnya, cairan otak memiliki manfaat penting untuk tubuh. Sepanjang jumlahnya tidak melebihi kapasitas serta tidak terjadi gangguan dalam sirkulasinya.





Beberapa manfaat cairan otak tersebut antara lain, sebagai shock absorber, yakni mengurangi efek trauma dari luar.

Anggaran Rekreasi Perlu tapi Tak Wajib


LIBURAN atau rekreasi memang bukan sesuatu kebutuhan primer yang wajib untuk dilakukan setiap orang. Tapi bukan berarti liburan tidak diperlukan lho. Sebab, rutinitas yang dilakukan setiap hari pastinya akan membuat otak merasa lelah, jenuh atau bosan sehingga membutuhkan penyegaran. Salah satunya ya dengan berlibur.

Namun, bagaimana bila dana yang dimiliki tidak mencukupi untuk bisa berlibur?
Perencanaan pastinya menjadi solusi yang bisa dipilih. Sebab, meskipun labelnya berlibur, bukan berarti harus pergi ke luar negeri atau pergi ke tempat jauh yang otomatis akan menguras kantong.

02 April 2008

Wiranto Mendengar Aspirasi Rakyat

MUNGKIN ada yang berminat untuk mengikuti lomba ini. Lumayan, hadiahnya umroh atau uang tunai. Serunya lagi ada grand prize senilai Rp 50 juta. Woow...

Sayembara penulisan dengan tema "Saatnya Rakyat Bicara Soal Kemiskinan" ini bisa diikuti wartawan, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum.

Syarat lomba:

1. Tulisan berupa artikel sepanjang tiga halaman ukuran kertas A4

2. Diketik dengan spasi 2, ukuran huruf 12

3. Khusus wartawan, tulisan sebelumnya sudah harus dimuat di media.

4. Pengiriman naskah paling lambat 20 Juli 2008 ditujukan ke alamat Po Box 3000 Jakarta 13000.

Hadiah:

1. Tiga pemenang akan mendapatkan paket umrah atau uang tunai masing-masing Rp 15 juta.

2. Bantuan kesehatan bagi 16 pemenang masing-masing Rp 3 juta.

3. Khusus pelajar dan mahasiswa, tersedia 32 beasiswa masing-masing senilai Rp 3 juta

4. 48 bantuan modal kerja masing-masing Rp 3 juta.

5. Pemenang utama akan mendapatkan hadiah Rp 50 juta dan trophy "Wiranto Mendengar Aspirasi Rakyat".


Dikutip dari www.hanura.com

Jepit Cantik untuk 'Abang'





BEBERAPA waktu lalu, di sela pemotretan di Golden Truly Batam, iseng2 aku liat2 koleksi aksesori yang dijual di salah satu counter aksesori department store ini. Wuuihhh...koleksinya lucu2 banget. Khususnya bagi anak balita..

Nggak cuma warnanya aja yang ngejreng, modelnya juga chic habis. Cuma, sayang banget...jepit yang super cantik itu nggak bisa aku boyong kerumah. Meskipun aku punya putri kecil yang pasti akan keliatan lucu pake jepit2 itu. Secara, dia adalah gadis kecil yang punya rambut tipiiiiss habis.

Kalopun aku paksain pake jepit rambut, pasti akan langsung melorot dan jatuh. Itu karena, aku udah bereksperimen dengan banyak model jepit di rambutnya. Alhasil, koleksi jepit yang pernah aku beli untuk 'anak gadis' justru jadi aksesori jilbab mommy nya... hehehehe...lumayan berhemat

Walau berguna bagi si mommy, tapi tetap aja aku pengen beli jepit2 cute yang bertebaran di seantero mal buat putri kecilku. Mmmmm....gimana kira2 ya wajahnya kalo dia punya rambut panjang dan hitam berhias jepit warna-warni??????!!!@@@@##%%%

Pernah sih, mo beli topi atau bandana yang ada rambut palsu yang kriwil2. Tapi, hihihihi.... suami langsung protes keras... HARAM katanya!!! (hehehehe...becanda, nggak segitunya kaleee).

Saking tipisnya rambut bocah kecil yang satu ini, banyak orang yang sering salah sebut lho!! ada yang bilang abang atau tole....Mulai tetangga baru, tukang sayur, tukang jamu, temen bokap and nyokap dia (alias temen kami), dan banyak lagi. Bahkan pengasuhnya aja baru ngeh kalo dia cewek setelah beberapa waktu ngobrol ama dia. Wuuuihhhh...

Karna banyak banget yang suka salah, aku menumpahkan 'kesalahan' itu dalam coretan (eh ketikan maksudnya) dan mengirimkannya ke Majalah Wanita Femina. Eh, tak taunya dimuat. hihihi...lumayan honornya bisa untuk beli DVD player Echa...




Ini dia hasil coretan yang dimuat di Femina No.04/XXXVI. 24-30 Januari 2008



SI ABANG

SEJAK tahu hamil, suami sudah ingin punya anak perempuan. Jadi walau dokter sudah bilang berkali-kali bahwa anak kami perempuan, tetap saja suami bertanya. “Takut Dokter salah,”kilahnya, suatu ketika.

Dan benar saja…yang lahir bayi perempuan. Kelahiran si Dedek, begitu kemudian kami menyapanya, membuat kami senang. Apalagi, di keluarga besar kami banyak yang menginginkan anak cewek tapi belum ada yang dikabulkan...

Bahkan, saking gemes karena ketiga anaknya laki-laki, kakak ipar nekat memberi nama anak bungsunya dengan nama cewek. Waduh segitunya….

Walau lahir cewek seperti keinginan kami, ternyata tak membuat suami jadi suka mendandani Dedek dengan pakaian perempuan. Baju cantik dengan tali satu yang mahal-mahal kubeli nggak boleh dipakein.

“Jangan didandani aneh-aneh lah… pake kaos ama celana pendek aja biar simple! Pakai baju seksi nanti masuk angin,”kata suami saat melihat aku sibuk mendandani si Dedek.
“Lho, kan dia cewek. Ya pake baju cewek lah… masak pake baju cowok gitu. Gimana mau kelihatan cantik,”kataku, ngotot.

Tapi, karena malas ribut, akhirnya si Dedek yang belum bisa protes (karena umurnya belum genap setahun) tetap didandani ala cowok. Pake kaos oblong plus celana pendek atau celana panjang.

Karena keseringan pake kaos plus celana akhirnya sebutan si Dedek pun berubah jadi si abang. Kok bisa? Ya terang aja karena putri kami memang rambutnya tipis hingga sangat mirip laki-laki. Makin mirip karena dandanannya yang cenderung ala cowok.

Untuk ‘menjelaskan’ ke publik kalau Dedek adalah anak perempuan, kami sempat memasang anting-anting di telinganya. Tapi belum seminggu dipasang, ia sudah sibuk menarik-narik perhiasan wanita itu, sampai copot. Alhasil, karena takut luka, akhirnya kami mengalah dan melepas lagi anting-anting itu.

“O… mungkin kalau anakku rambutnya lebat bisa keliatan kayak cewek,”begitu pikirku.
Untuk merangsang pertumbuhan rambut dedek, berbagai cara kulakukan. Ngolesin lidah buaya, daun seledri, sampe minyak kemiri yang kubuat sendiri.

Tapi, boro-boro rambut jadi lebat, yang ada juga kepala si dedek malah hitam-hitam kena angus yang berasal dari bakaran kemiri. Karena nggak ada hasil, akhirnya aku menyerah membuat aneka ramuan yang katanya manjur untuk melebatkan rambut.

“Kalau sering digundul, rambut bisa lebat lho! Jadi digundulin aja,”saran mertua suatu hari.

Walau sebenarnya nggak tega melihatnya tampil plontos kayak pak Ogah, akhirnya kami menuruti kata mertua dan menggunduli rambut dedek. Padahal, awalnya kami bertahan tak mau mencukur habis rambutnya bahkan juga di awal kelahirannya.

Tapi karena ingin melihatnya punya rambut panjang sebagaimana anak perempuan, Kami membabat habis rambut tipis putri kami tepat di ulangtahunnya yang pertama.

Hanya setelah digundul, rambut bukannya tambah lebat tapi wajah dedek jadi makin kelihatan kayak laki-laki. Plus kepala yang plontos dan ‘gaya busana’-nya cenderung laki-laki. Maka makin membuat orang berpikir kalau ia adalah seorang anak laki-laki, dan karena itu pantas dipanggil Abang.

“Ih anaknya lucu ya, sebesar anak saya. Tapi anak saya cewek,”komentar seorang ibu, di klinik. “Ini cewek juga kok bu,”ujarku agak kurang senang.

Makin hari jadi makin banyak orang yang menyapanya Abang. Misalnya saja, “Abang mau kemana? Abang lagi makan ya?” dan banyak komentar lain yang menggunakan panggilan… Abang… Abang… dan Abang….Bahkan ada juga yang saling berbisik “Itu anak cowok atau cewek sih?”. Uuughf…

Kadang-kadang saking kesalnya, Tante Ade yang bertugas mengasuh Dedek nggak lagi menyahuti panggilan para ibu yang memanggil Dedek dengan sebutan abang. “Capek jelasinnya!”jawabnya, manyun, saat kutanyakan kenapa nggak dijelasin kalau Dedek anak cewek.

Paling-paling si Tante buru-buru ngajak dedek pergi sambil menyebut namanya. “Ayo Echa kita pulang sayang”.

“Kok cowok namanya Echa?”selidik para ibu lagi . Cape deh…

Akhirnya, untuk menghindari salah persepsi, pola kostum harian Dedek kuubah jadi pakaian yang bener-bener mencitrakan sosok anak perempuan. Kerap kupakaikan ia baju terusam atau rok yang cewek banget.

Tapi cara itu juga bukan solusi jitu menjawab salah persepsi para ibu. Bahkan, justru celetukan orang semakin bikin jengkel.
“Kok anak cowok didandani kayak cewek sih!” Nah loh….

Melihat kejengkelanku karena orang selalu salah sebut, suami hanya senyum-senyum saja. “Kalau orang nggak percaya Dedek perempuan buka aja bajunya. Kan cowok ama cewek beda,”katanya enteng. Uh….. (*)