.

22 Desember 2017

GARDEN HACK - Cara Basmi Hama Tanaman Tak Pakai Ribet

Hama ulat jika dibiarkan akan menghabiskan daun tanaman
TANAMAN dan hama, adalah dua hal yang saling berkaitan. Sebab, di mana ada tanaman, hama pun kadang menyerang.

Bicara soal hama sangat beragam jenisnya. Namun, yang kerap ditemui di kebun biasanya berbentuk binatang merugikan. Misalnya saja, ulat, spider mits, aphids, thrips, kutu kebul, belalang, dan sebagainya.

Sekilas aneka hama tersebut sepertinya tak mengganggu. Namun, jika dibiarkan lama-lama akan membuat tanaman menjadi merana bahkan mati.

Selama ini, tanaman di rumah bunga neisha paling sering diserang oleh ulat dan belalang. Selain itu aphids juga kerap terlihat menempel di batang tanaman.
Ulat terutama menyerang tanaman yang memiliki bunga-bunga dengan warna mencolok seperti vinca, impatient balsamia alias pacar air, bunga pentas, keladi, dan sebagainya.

Munculnya ulat tersebut tak lain karena kedatangan kupu-kupu yang berburu nektar pada bunga-bunga tersebut dan akhirnya meninggalkan telurnya di daun-daunnya.

Lantas, bagaimana cara membasmi hama tersebut dengan cara cepat dan nggak pakai ribet?


     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-9285638708758726"
     data-ad-slot="5278092081"
     data-ad-format="auto">


Sebenarnya, dalam dunia gardening ada yang disebut dengan insektisida. Yakni, obat pembasmi hama yang kerap digunakan untuk membunuh hama tanaman.

Baca Juga:
TIPS Mencegah Buah Busuk dan Berulat Akibat Lalat Buah
Cara Mudah Agar Pohon Mangga Berbuah
TIPS - Perhatikan Tujuh Hal Ini Sebelum Belanja Bunga

Hanya saja, dari pengalaman selama ini, kebanyakan insektisida memiliki aroma yang sangat tidak enak dan peringatan yang tertera dalam labelnya cukup membuat bulu kuduk berdiri. Banyak sekali peringatan untuk berhati-hati dalam menggunakan obat pembasmi hama ini terutama jika memiliki hewan peliharaan.

Dulu, saking malasnya menggunakan insektisida untuk membasmi hama-hama tersebut, kadang saya lebih memilih untuk membasminya secara manual.

Jika hamanya ulat, maka ulat diambil lalu dibuang jauh dari kebun. Begitu juga hama lainnya, biasanya diatasi secara manual. Hanya saja, jika jumlah hama sudah banyak, pembasmian secara manual cukup merepotkan.

Foto by RUMAH BUNGA NEISHA
Sampai akhirnya ada temen yang juga pecinta bunga main ke rumah dan melihat ada ulat di tanaman milik Rumah Bunga Neisha. Dia menyarankan agar menyemprot tanaman tersebut menggunakan obat nyamuk semprot yang biasa dipakai untuk membunuh nyamuk dalam rumah.

Apakah tanaman tidak mati? Nah, ini dia pertanyaan yang kerap ditanyakan oleh orang ketika saya menyarankan menggunakan obat nyamuk semprot.

Jawabannya, inshaaAllah tidak. Selama penggunaannya tidak berlebihan, tanaman akan tetap aman-aman saja. Setelah disemprot, ulat akan langsung berjatuhan dan mati di bawah tanaman. Begitu juga kutu putih, aphids maupun thrips.

Meski mudah, tapi sebaiknya tips ini tak diterapkan untuk tanaman yang akan dikonsumsi. Seperti tanaman sayuran, cabai, atau tanaman lain yang dimakan. Karena dikhawatirkan akan ada residu atau sisa-sisa obat nyamuk yang tertinggal pada tanaman.

Untuk tanaman konsumsi, sebaiknya menggunakan metode pembasmian secara manual atau menggunakan campuran sabun cuci piring dengan air yang disemprotkan pada tanaman.

Gimana? mudah kan? Selamat mencoba! (***)


Salam Berkebun
Rumah Bunga Neisha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda