.

16 April 2018

Rahasia Agar Mawar Rajin Berbunga

Climbing Rose. Foto by : Rumah Bunga Neisha
MENANAM mawar dianggap sebagai tantangan bagi sebagian orang karena dianggap susah ditaklukkan.

Meski bunganya cakep dan cenderung gampang tumbuh, namun bukan persoalan mudah untuk bisa membuat mawar tumbuh subur dan berbunga lebat.

Dalam beberapa grup pecinta tanaman, tak sedikit yang menanyakan bagaimana cara merawat mawar agar subur dan berbunga lebat.

Biasanya, pertanyaan ini muncul karena tanaman mawar yang dimilikinya kurus, berdaun sedikit dan tidak berbunga. Memang, harus diakui mawar akan bisa tumbuh maksimal jika ditanam di dataran tinggi yang notabene bersuhu dingin. Namun, ada beberapa jenis mawar yang tetap akan tumbuh subur saat ditanam di dataran rendah.

Kalau boleh jujur, hingga saat ini saya memang belum terlalu lihai merawat mawar. Namun, dengan sejumlah trial and error yang saya lakukan selama ini serta banyak membaca referensi tentang perawatan mawar, ada sejumlah hal yang ternyata harus diperhatikan saat merawat mawar.

Apa saja hal penting tersebut? Saya coba merangkum berdasarkan pengalaman merawat mawar di Rumah Bunga Neisha selama ini. 


Cukup Sinar Matahari dan Angin

Foto by : Rumah Bunga Neisha
Untuk bisa berbunga, mawar membutuhkan sinar matahari langsung minimal 6 jam selama sehari.
Dan yang paling bagus adalah sinar matahari pagi sampai siang. Jadi, letakkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari. Selain itu, pastikan lokasi juga cukup mendapatkan angin dan udara yang mengalir agar tanaman selalu sehat.

Pastikan Asupan Air Cukup

Hal lain yang perlu diperhatikan agar mawar sehat adalah dengan penyiraman secara rutin. Ternyata mawar sangat butuh air untuk bisa subur. Dalam beberapa artikel yang saya baca, bahkan ada yang menyiram tanaman mawar sehari tiga kali jika hari panas.

Foto : Rumah Bunga Neisha
Mawar yang kurang siram biasanya akan mudah terserang hama penyakit. Itulah kenapa saat mawar ditanam di dalam pot berukuran kecil dengan kurang asupan nutrisi apalagi kurang siram cenderung kurus dan kena penyakit. (baca juga: Musim Hujan Saatnya Menanam Mawar)

Baca Juga :
Belanja Online dan Offline, Mana Lebih Untung?
Cara Mudah Basmi Hama Aphids
Cari Ide Tanaman Gantung? Cek 10 Jenis Tanaman Mudah Rawat Berikut Ini

Dalam penyiraman tersebut dianjurkan untuk menggunakan sistem deep watering alias  menyiram dengan kenyang. Dan setelah saya praktikkan ternyata memang tanaman mawar menjadi lebih subur dan memunculkan tunas-tunas baru yang sangat subur.


Rutin Semprot Fungisida dan Insektisida

Foto by : Rumah Bunga Neisha
Menurut para petani mawar yang saya temui di sejumlah nursery di Medan dan Berastagi, agar mawar tumbuh sehat dan subur adalah dengan rutin menyemprotkan fungisida pada tanaman.
Menurut mereka, menyemprot fungisida bisa dibilang wajib dan menjadi perawatan standar yang harus dilakukan agar tanaman mawar terbebas dari hama penyakit dan menghasilkan bunga indah.
Karenanya jangan heran saat membeli tanaman mawar secara online, biasanya daun-daun mawar berwarna keputih-putihan seperti baru terkena tepung. Itu adalah larutan fungisida yang disemprotkan secara rutin.
Sementara untuk mencegah serangan hama binatang, bisa dengan menyemprotkan insektisida secara rutin.


Berikan Pupuk Organik

Mawar sangat menyukai pupuk organik terutama pupuk kandang seperti tai ayam (yang sudah diproses), tai kambing atau sapi. Bisa juga menggunakan pupuk bokashi serta kompos. Air cucian beras serta cucian daging juga banyak digunakan untuk memberikan nutrisi tambahan. Sesekali berikan juga pupuk buatan seperti NPK sebagai asupan nutrisi tambahan

Pangkas Secara Berkala

Foto by : Rumah Bunga Neisha
Pemangkasan memiliki banyak manfaat terhadap tanaman termasuk mawar. Pemangkasan bisa dilakukan dengan memotong bekas bunga yang telah rontok untuk merangsang tunas dengan calon bunga baru atau pemangkasan secara besar-besaran untuk menumbuhkan cabang-cabang baru. Tujuannya agar tanaman melakukan regenerasi dan lebih sehat. (Baca juga: Alasan Penting Kenapa Tanaman Harus Dipangkas). 

Nah, bagaimana? Gampang kan? Yang paling penting dalam berkebun adalah tidak pantang menyerah dan terus mencoba dan mencoba. (***)



24 komentar:

Ameliasepta mengatakan...

Banyak juga ya kak proses merawat mawarnya.
Tapi sebanding sih sama hasil pas ngeliat bunganya bermekaran.
Terus ku penasaran nih, kalo bunga udah mekar gitu boleh di petikin ga kak?

Rina mengatakan...

keren mbak bisa punya mawar banyak warna gini, mawar saya udah mati, suplir juga lho susah merawatnya, sama kayak mawar. tips nya disimpan deh

ASAD Agus Saputra mengatakan...

wah wah wah, mawar ini terkenal sebagai bunga tanda cinta ya hehe. kerenn nih tips nya kak

Zacka Mega mengatakan...

keren mbak. jadi pengen nanam bunga mawar. kereeen

ruziana mengatakan...

dulu di rumah masih ada bunga mawar
terus mati
mungkin karena ga keurus seperti bunga bunga lainnya
hiks
padahal saya suka melihat bunga
tapi malas merawatnya

ahmadi sultan mengatakan...

Aku kok jarang berhasil berkebun ya. Padahal suka tanam-tanam di pekarang rumah, terutama bunga. Gak ada yang tumbuh bagus! Tipsnya udah ngasih info ini :)

Lina W. Sasmita mengatakan...

Waaah begitu ya tipsnya. Ternyata nggak susah ya yang penting tahu poin-poinnya. Mawar kalau mekar itu rasanya happy banget.

arreza mp mengatakan...

wah ada tips nya ternyata untuk buat mawar jadi rajin berbunga
walaupun berduri ... akan tetapi bisa jadi pemandangan yang segar
kalau punya dirumah
wajib nih jadi nya

Chaycya O Simanjuntak mengatakan...

Gua pecinta mawar. tips ini juga yang dipakai mamaku kala merawat mawar zaman kami SMP. harus kena sinar matahari dan jangan terlalu banyak siram air. Aaah inginku punya rumah dgn taman kecil yg ditanami mawar di bagian tengah rumah. nice tips mbak.. salam dari mamaku yg hobi nanam bunga juga. Oh ya di tangan mamaku, bunga Wijaya Kusuma atau bunga rezeki selalu sukses berbunga lho.. mamaku seneng banget klo itu berbunga di malam hari. Katanya ga semua orang bisa merawat itu bunga. hehe

Dian Radiata mengatakan...

Bunga mawar di rumahku udah pada mati kepanasan, mbak.. Padahal dulu lumayan sering berbunga.

Citra mengatakan...

Wah.. bisa kasih Tau ke mama neh tip nya.. makasih ya biar bunga d rumah terus berbunga

sri murni mengatakan...

Widih.... mawarnya berwarna warni... sangat menggoda untuk dipandangi lama-lama dan menyegarkan mata.. Mawar ternyata harus cukup matahari ya, kirain kudu di tempat yang teduh, salah saianya..... Kadang kasihan kalau diletakkan di tempat panas, takut bunganya layu...

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Sebenarnya nggak banyak sih cuma karena belum biasa kayaknya banyak yang harus dilakukan. Karena yang penting rutin siram, pupuk, pangkas dan cukup nutrisi. Mawar memang harus dipetik setelah selesai mekar biar muncul cabang2 baru yang bakal membawa bunga baru.

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Ini masih belum lengkap mbak warnanya. Dulu banyak banget warnanya cuma karena belum pandai rawat akhirnya banyak mati. Setelah banyak belajar Alhamdulillah sekarang udah mulai subur. Suplir sebenarnya gampang kok rawatnya asal gak kena panas langsung sama rutin siram inshaaAllah suplir bakal subur makmur. Ntar kapan2 saya share pengalaman merawat suplir.

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Ayok tanam biar nggak perlu beli mawar waktu mau kasih bunga ke yayang 😀. Tinggal petik atau kasih sama potnya sekalian. Hihihi...

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Banyak juga lho cowok yang tanam bunga. Malah kadang mereka lebih telaten dan bunganya lebih subur.

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Merawat bunga sebenarnya jadi terapi kesabaran juga sih. Untuk menguji seberapa sabar kita. Saat liat hasilnya bunga bermekaran disitulah puncak kesenangannya.

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Dulu saya juga sering gagal kok. Makanya ada yang bilang "there are no Gardening mistakes, only experiments". Jadi saat berkebun memang nggak boleh takut gagal kali ya. Coba terus sampai berhasil. Yuk berkebun. :)

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Bener mbak. Dulu saya juga penasaran banget kenapa tanam mawar selalu gagal. Udah banyak banget mati mawar. Semakin kesini karena sering tanam, diperhatikan, trial and error' banyak baca ternyata ada ilmu yang belum dipahami makanya gagal terus. Iya rasanya happy banget liat mawar mekar barengan warna-warni.

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Mawar kayaknya boleh dijadikan 'must have item' deh di halaman. Nggak cuma cakep, baunya juga harum. Sekarang banyak kok mawar hybrid yang nyaris tak ada durinya. Nggak kayak mawar zaman old yang banyak durinya. Hehehe...

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Iya mbak. Mawar butuh sinar matahari minimal enam jam sehari. Mawar nggak boleh telat siram lho karena kalau kekeringan bisa memicu hama. Tapi gak boleh terlalu basah (nyimpen air di media tanam) karena bisa busuk dan rentan jamur. Iya bunga Wijaya Kusuma memang mekar malam mbak. Tapi sekarang ada varietas yang mekarnya siang kok.

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Mawar sebenarnya suka sinar matahari lho mbak. Mungkin kurang siram atau kurang nutrisi mbak. Kalau pengalaman saya sih, sebaiknya mawar ditanam di pot ukuran minimal 30 mbak biar gak gampang kering media tanamnya.

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Wah, jangan-jangan mamanya lebih canggih rawat bunganya mbak. Hehehe...saya masih trial and error' mbak. Tapi mudah-mudahan sharing nya bermanfaat.

Indy Ummu Neisha Arfa mengatakan...

Iya, lagi kompak mekarnya jadi kayak taman bunga. Rata-rata tanaman berbunga suka sinar matahari. Asal nggak telat siram sama cukup nutrisi, inshaaAllah bunganya nggak akan layu.

Posting Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda