10 Mei 2008

Beli Mobil Baru, Penting Kah?

foto by internet
SIAPA sih yang tidak ingin memiliki mobil pribadi dan mengendarainya saat bepergian? Tak hanya akan terhindar dari panas dan hujan, mobil pribadi juga akan memberikan kenyamanan bagi pemiliknya.

Namun, saat seseorang akan mengambil keputusan apakah akan membeli mobil atau tidak, ada banyak pertimbangan yang harus diperhatikan. Termasuk dari aspek finansial. Sebab, meskipun proses jual beli mobil tak serumit membeli rumah, tapi pembelian mobil ternyata memerlukan kejelian dan perhitungan matang.


"Ada banyak sekali pertimbangan yang bisa dijadikan alasan sebelum akhirnya seseorang memutuskan untuk membeli sebuah mobil. Misalnya karena memang butuh alat transportasi, untuk menunjukkan status atau kedudukan diri di lingkungannya, atau hanya sebagai barang koleksi semata," ungkap Lusiana Yuniastanti, Praktisi Keuangan Kota Batam.

Pembelian mobil akan menjadi kebutuhan jika memang alat transportasi tersebut merupakan satu-satunya alternatif pendukung untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Dan jika tak ada mobil, aktifitas akan terhambat dan kita akan kehilangan banyak kesempatan atau peluang.

Namun, bila pembelian mobil hanya didasarkan pada keinginan tanpa pertimbangan masak dan hanya dilandasi kebutuhan sesaat, gengsi, prestige, ego, atau pamer, sebaiknya pembelian mobil dipertimbangkan kembali.

Sebab, saat memutuskan untuk membeli mobil, akan ada banyak sekali biaya ekstra yang harus dikeluarkan oleh pemiliknya. Baik untuk biaya operasional, perawatan, maupun anggaran tambahan untuk pembayaran pajak.

Biaya operasional yang harus dikeluarkan antara lain biaya bahan bakar, biaya parkir, dan sebagainya. Dengan semakin mahalnya biaya bahan bakar yang dibutuhkan, kejelian memilih mobil yang hemat bahan bakar menjadi satu 'kewajiban' yang tak boleh diabaikan.

Hal lain yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah berfikir secara rasional sebelum mengambil keputusan. Jangan mengikutkan perasaan terlalu berlebihan. Misalnya keputusan membeli mobil karena juru jualnya adalah saudara, teman atau sahabat Anda yang membuat Anda merasa kasihan dan ingin menolongnya.

"Jika alasan tak rasional mulai muncul yang bisa berdampak pada pengambilan keputusan, sebaiknya kita harus berfikir untuk mementingkan kondisi keuangan di masa mendatang dibandingkan faktor perasaan," katanya. (*)



Pertimbangkan Biaya Perawatan dan Operasional

SETELAH hati mantap dan yakin akan membeli sebuah mobil, masih banyak hal yang harus dipertimbangkan. Misalnya saja terkait jenis mobil yang akan dibeli apakah akan membeli mobil baru atau bekas.

Sebab, baik mobil baru atau bekas, keduanya memiliki untung rugi tersendiri. Terkait biaya perawatan misalnya. Karena biaya yang dibutuhkan untuk merawat mobil bekas akan jauh lebih besar dibandingkan dengan mobil baru.

"Sebelum mengambil keputusan memilih mobil, pertimbangkan masak-masak tentang biaya perawatan kendaraan. Jangan sampai biaya perawatan yang harus dikeluarkan jauh lebih tinggi daripada harga mobil itu sendiri," jelas Lusiana Yuniastanti, Praktisi Keuangan Kota Batam.

Jika dilihat dari kondisinya, biaya perawatan untuk mobil bekas akan jauh lebih besar dibandingkan mobil baru. Itu karena mobil bekas yang dijual di pasaran biasanya sudah melewati masa garansi perawatan mobil dari agen penjualan mobil.

Biaya perawatan itu sendiri tersdiri dari penggantian oli, penggantian suku cadang, serta tune up mesin yang harus dilakukan secara reguler. Beberapa penjual mobil baru menawarkan jaminan perawatan dan penggantian suku cadang dalam kurun waktu tertentu, sehingga pemilik mobil tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan untuk ini.

Bukan hanya itu, biaya pajak kendaraan yang harus kita bayar setiap tahun juga patut diperhatikan. Sebab, besarnya pajak sangat tergantung dari jenis mobil dan tahun pembuatan mobil.

Pajak mobil sedan lebih tinggi dibandingkan minibus. Pajak mobil yang pembuatannya lima tahun yang lalu akan lebih murah dibandingkan dengan pajak mobil sejenis yang pembuatannya baru satu tahun.

Pertimbangan-pertimbangan tersebut menjadi penting agar Anda akan lebih mudah melakukan hitung-hitungan tentang biaya yang nantinya akan dikeluarkan. Jika memang membeli mobil baru akan membutuhkan biaya perawatan lebih sedikit, meskipun harga jual lebih mahal tetapi kalau dana mencukupi kenapa tidak.

"Selain pertimbangan baru atau bekas, kriteria utama mobil juga harus diperhatikan. Misalnya fiturnya, modelnya, harganya, kemampuan mesin, dan sebagainya. Agar tak salah pilih, dapatkan informasi sebanyak-banyaknya terkait mobil yang menjadi idaman Anda. Hal tersebut juga menjadi alasan agar tak tertipu atau kecewa dengan keputusan yang diambil," ujar Lusi. (*)



Lakukan Negosiasi di Akhir Bulan

DAELER merupakan salah satu tujuan yang banyak dipilih orang yang sedang berburu mobil baik baru maupun bekas. Sebab, daeler biasanya menyediakan banyak alternatif pilihan mobil yang bisa menjadi referensi calon pembeli.

Namun, sebelum pergi ke daeler dan memilih-milih mobil idaman, ada baiknya kita mengetahui dulu apa saja yang patut diperhatikan. Berikut ada tips yang bisa menjadi panduan sebelum pergi ke daeler:

1. Jangan pernah memutuskan membeli mobil tanpa mempertimbangkannya lebih dulu. Ingat, mobil ini akan Anda pakai selama beberapa tahun ke depan. Jadi, jangan pernah langsung membeli mobil tanpa lebih dulu mempertimbangkannya, walaupun jika mobil itu diiming-imingi diskon sekalipun.

Mobil dengan harga murah belum tentu bisa memenuhi kebutuhan Anda. Tidak perlu terburu-buru. Lihat semua pilihan yang tersedia. Gabungkan seluruh informasi dari dealer-dealer mobil yang sudah Anda kunjungi dan bandingkan harganya satu sama lain.

2. Jika Anda menghubungi dealer lewat telepon untuk menanyakan harga mobil, catatlah selalu nama penjual yang mengatakan harga itu kepada Anda dan jangan lupa untuk memberikan juga nama Anda.

Gunanya adalah bahwa ketika Anda datang, si penjual mobil tidak akan memberikan harga yang berbeda (yang mungkin lebih tinggi) daripada ketika ia memberitahukan harganya lewat telepon.

3. Waktu-waktu yang terbaik untuk bernegosiasi harga biasanya adalah di akhir bulan, ketika para penjual mobil sedang berusaha untuk mencapai target penjualan. Demikian juga beberapa minggu sebelum hari raya Lebaran atau Natalan. Atau bisa juga pada bulan Januari atau Februari. Ini karena biasanya pada saat-saat tersebut bisnis sedang berjalan lambat.

4. Jangan pernah mendiskusikan mengenai cicilan kredit mobil sampai Anda mendapatkan harga yang pasti. Buatlah negosiasi menjadi mudah dan sederhana.

5. Bersiaplah untuk mengatakan tidak jika Anda merasa tidak mendapatkan harga yang pantas untuk mobil tersebut. Jangan merasa sungkan untuk angkat kaki bila Anda merasa harganya tidak cocok. (*/berbagai sumber)



Tips membeli mobil bekas, perhatikan dengan teliti:

1. Kondisi mesinnya.

2. Perhatikan bodi / chasisnya. Apakah mobil tersebut pernah kecelakaan
atau tidak, bodi yang tidak mulus, dsb.

3. Tingkat kerusakan dan karat yang terdapat pada mobil tersebut.

4. Suspensi masih bekerja dengan baik atau tidak.

5. Kondisi ban dan juga ban serep.

6. Perhatikan hal-hal lainnya yang juga perlu dipertimbangkan:

a. Bantalan pedal.

b. Kondisi alas tempat duduk

c. kolong mesin untuk melihat adakah kebocoran oli terjadi,dll.(*)

1 komentar:

  1. Nahh untuk ngecek itu sepertinya memang butuh banget pendamping sebagai penasehat, khususnya buat yang kurang paham soal mobil. Kalo bisa yaa bawa temen yang montir sekalian, supaya bisa milih mobil terbaik :D

    BalasHapus

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silakan Tinggalkan Komentar Anda